Radio Sebayu

Ratusan Warga Panggung Terdampak Luapan Sungai Hingga Rusak Bantaran, Pemerintah Kota Tegal akan Segera Perbaiki

Debit air sungai Ketiwon Selasa malam (10/2/2026) meningkat dan membuat warga yang ada di sepanjang sungai khawatir jika terjadi luapan dan membanjiri pemukiman.

Peningkatan debit air sungai Ketiwon tersebut kiriman air dari sungai Gung dan wilayah atas di Kabupaten Tegal. Derasnya arus air, membuat jembatan kecil yang ada di Bendung Pesayangan ambruk dan sejumlah bantaran tergerus. Termasuk bantaran sungai di jalan Irian Gang 10 RW 9 Kelurahan Panggung, Kota Tegal.

Air yang semakin meninggi juga meluap dari bantaran yang sungai yang rendah hingga membanjiri pemukiman warga.

Dengan adanya kondisi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal bersama Kepala OPD, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tegal dan Kepala OPD terkait.

Sekda Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, air sungai yang meluap berdampak pada warga yang saat ini berusaha membersihkan lumpur yang terbawa air sungai dan memasuki rumah.

Ada sebanyak ratusan warga yang terdampak, terdiri dari 500 warga di RW 10 dan 700 warga di RW 9 Kelurahan Panggung. Untuk saat ini, Pemerintah Kota Tegal melakukan upaya primer bagi warga yang terdampak. Memastikan warga tetap bisa mendapatkan pasokan makanan, air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.

Sementara terkait dengan kerusakan bantaran sungai akibat arus deras dan debit air yang tinggi, Pemerintah Kota Tegal sudah berkoordinasi dengan Balai PSDA akan dilakukan penguatan bantaran dengan sandbag di bantaran yang tergerus serta di titik-titik yang dinilai rawan kerusakan bantaran.

Termasuk membuat tanggul-tanggul di sejumlah bantaran yang dinilai masih rendah dan rawan luapan air, agar saat debit air sungai meningkat tidak memasuki pemukiman penduduk.

“Jika kerusakan ini tidak segera ditangani maka sangat membahayakan karena tanggul atau bantaran bisa jebol dan air sungai bisa membanjiri seluruh perkampungan di sepanjang jalan Irian Kelurahan Panggung Kota Tegal,” katanya.

Pemerintah Kota Tegal juga akan melakukan pemetaan, pengawasan titik-titik rawan di sepanjang sungai yang debit airnya meningkat, salah satunya sungai Ketiwon yang merupakan limpahan dari sungai Gung.

Scroll to Top