
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal mengadakan apel di lahan parkir eks Kantor Bina Marga jalan Kol Sudiarto Kota Tegal, Rabu (14/1/2025).
Apel dihadiri Wali Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Forkopimda, anggota DPRD Kota Tegal, Kepala OPD, Camat, Lurah, peserta upacara dari unsur terkait seperti Tim Penggerak PKK Kota Tegal, GOW, Civitas Akademika dan unsur lainnya.
Dalam sambutannya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Januari menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen menjaga bumi.
Di Kota Tegal mengusung tema lokal Caping Cinta, yang sarat makna. Caping adalah simbol pelindung: meneduhkan saat panas terik, melindungi saat hujan. Sedangkan Cinta adalah harapan besar yang lahir dari hati yang bahagia. melalui gerakan ini, kita diajak dengan penuh kesadaran dan kegembiraan melindungi Kota Tegal dari pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Pada momentum ini, Wali Kota Tegal melaksanakan gerakan menanam pohon sebanyak 4.000 batang pohon. Adapun area penanaman meliputi area perkantoran, sekolah, beberapa titik jalan raya, ruang-ruang publik dan area TPA Bokong Semar.
“Saya berharap gerakan 4.000 pohon bisa tercapai, sehingga akan meneduhkan wilayah Kota Tegal,” ucapnya.
Selain membuat suasana teduh, juga bisa membuat wajah kota semakin indah. Karenanya Dedy Yon mengajak masyarakat untuk membiasakan menanam pohon dimulai dari rumah, membiasakan memilah sampah di rumah, sekolah, kantor, dan ruang publik.
“Saya mengimbau seluruh instansi pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan Perguruan Tinggi untuk menanam minimal 5 pohon peneduh di lingkungannya. pohon bukan hanya penghias, tetapi juga penyelamat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, dari data penelitian menunjukkan, satu pohon besar dengan ukuran 10 meter mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah besar kira-kira 100-200 kilogram setiap tahun. Jika manusia dewasa membutuhkan sekitar 0,7 sampai dengan 0,8 kilogram oksigen per hari, maka satu pohon saja sudah mampu memberikan kelimpahan oksigen bagi lingkungan sekitar. apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.
Plt Kepala DLH Kota Tegal Yuli Prasetya mengatakan, gerakan menanam dan mengolah serta memilah sampah dari rumah, instansi, perkantoran dan sekolah terus digencarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sehingga dapat mewujudkan Kota Tegal yang teduh, asri, indah dan bersih.
Pada gerakan menanam 4.000 pohon, Yuli mengungkapkan ada beberapa jenis pohon yang biasa ditanam diantaranya sepatu dea, tabebuya, pucuk merah, glodogan dan beberapa jenis tanaman lainnya.
Pada apel tersebut diberikan pula penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah, rumah sakit, pihak swasta yang turut menggelorakan gerakan menanam. Dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Wali Kota Tegal dan tamu undangan di lahan parkir eks Kantor Bina Marga di jalan Kol Sudiarto Kota Tegal.
Radio Sebayu