
Masih dalam suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa-siswi baru tengah beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya, termasuk mendapatkan materi pembekalan dan pembinaan dari pengurus OSIS maupun guru-guru pembimbing.
Seperti di SMP Negeri 1 Kota Tegal, selain mendapatkan materi internal juga mendapatkan materi dari pihak eksternal yakni Forum Anak Tegal Bahari (FANTRI) dan LPPL Sebayu FM, Kamis (16/7/2026).
Materi yang diangkat tentang mental health generasi muda dan stop bullying atau kekerasan.
Zaki dari FANTRI mengatakan, tindakan bullying bisa berbentuk verbal dan non verbal. Seperti mengejek tentang kekurangan tubuh, memanggil anak dengan nama orang tuanya. Sehingga harus dicegah dan jangan sampai menjadi hal yang dibiasakan.
Hal lain adalah terkait dengan perkembangan game online, Zaki menuturkan, bawah bermain game diperbolehkan tetapi harus bisa membagi waktu. Seperti waktu untuk belajar dan waktu istrahat. Sehingga di saat waktu tersebut benar-benar dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
Pembekalan kepada siswa-siswi baru juga menekankan pentingnya memahami pergaulan, antara pergaulan yang memberikan efek buruk dan efek baik. Jangan sampai generasi muda terjerumus pada pergaulan yang memberikan dampak negatif. Yakni pergaulan bebas yang berujung pada pernikahan anak.
“Jangan sampai generasi muda terjerumus pada pernikahan anak hingga melukai hati orang tua dan teman-temannya. Usia muda harus bisa digunakan untuk terus belajar dan berkarya,” ucapnya.
Elok Melati selalu Direktur Utama LPPL Sebayu FM memberikan materi tentang mental health, bahwa lagu atau musik bisa menjadi obat ketika diri merasa stress, tertekan ataupun terluka.
Lagu dan musik juga bisa membawa pendengarnya merasa senang dan bahagia, sehingga ketika tubuh merasa tidak baik-baik saja maka lagu atau musik bisa menjadi pereda.
Namun yang terpenting ketika siapapun mengalami tekanan batin atau mental health yang tidak baik-baik saja, maka lebih baik diluapkan atau dikonsultasikan dengan orang-orang terdekat yang dipercaya.
“Untuk mewujudkan mental health yang baik maka banyak caranya, salah satunya adalah dengan meluapkan apa yang selama ini dipendam, bisa dengan ngobrol, curhat, dengan orang-orang terdekat yang bisa dipercaya,” kata Elok.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Kota Tegal, A Badawi mengatakan, pemberian materi tentang mental health dan bullying merupakan hal yang sangat penting, apalagi untuk anak-anak di zaman sekarang.
Banyak pengaruh dari perkembangan teknologi melalui tayangan video, konten medsos, film yang berisiko pada mental anak, termasuk tindakan bullying.
Sehingga dengan adanya kunjungan dan penyampaian materi tersebut diharapkan memberikan pemahaman kepada anak sejak dini dan membekali tentang cara-cara pencegahannya.
Radio Sebayu