Radio Sebayu

Bekerja Sama dengan DKPPP, Lapas Kelas IIB Tegal Wujudkan Program Akselerasi Ketahanan Pangan

Sebagai wujud nyata pelaksanaan program akselerasi ketahanan pangan yang masuk pada Asta Cita Presiden, Lapas Kelas IIB Tegal siap melaksanakan budidaya ikan lele dan memberikan bekal pelatihan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Keseriusan tersebut ditunjukkan Lapas Kelas IIB Tegal dengan melakukan kunjungan dan menjalin kerja sama dengan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal, Kamis (11/6/2026).

Kedatangan Kepala Lapas Kelas IIB Tegal tersebut disambut baik Kepala DKPPP Kota Tegal.

Disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Tegal Dewanto mengatakan, bahwa saat ini sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tengah melaksanakan program akselerasi terkait dengan ketahanan pangan.

Rencananya program yang akan dikembangkan adalah pada budidaya ikan lele. Karenanya, perlu dilakukan koordinasi dengan kerja sama dengan instansi terkait agar budidaya tersebut bisa produktif.

“Tujuan kami berkoordinasi dengan DKPPP Kota Tegal untuk kerja sama dan meminta pendampingan, serta pelatihan bagi warga binaan agar bisa melaksanakan program ketahanan pangan yakni budidaya ikan lele,” ucapnya.

Oleh karena lahan yang terbatas, Dewanto meminta saran terbaik untuk mengoptimalkan pelaksanaan program budidaya tersebut.

“Beberapa Lapas sudah ada yang mulai mengembangkan budidaya lele dengan keterbatasan lahan yang ada. Oleh karenanya kami juga meminta saran DKPPP baiknya seperti apa,” kata Dewanto.

Pihaknya, memerlukan pelatihan dan pembimbingan baik kepada staf Lapas ataupun warga binaan sehingga program tersebut juga memberikan bekal kemandirian.

Kepala DKPPP Kota Tegal Cucuk Daryanto menyambut baik langkah Lapas Kelas IIB Tegal mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

Hal tersebut sesuai dengan Asta Cita Presiden yang tidak hanya berfokus pada beras saja yang menjadi bahan pangan, tetapi bahan alternatif lain yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menurut Cucuk, pemilihan lele dinilai sangat tepat karena lele secara karakteristik memiliki daya tahan lebih kuat dibandingkan dengan jenis ikan lainnya dan bisa dimanfaatkan untuk pangan.

“Kami menyambut baik dan siap untuk menerjunkan penyuluh yang akan melakukan pendampingan,” kata Cucuk.

Pihaknya menyampaikan, bahwa banyak cara melakukan budidaya ditengah-tengah keterbatasan lahan. Nantinya, tidak hanya budidaya lele saja, DKPPP juga bisa sekaligus memberikan budidaya tanaman hidroponik di lingkungan Lapas.

Scroll to Top