
Forum Anak Tegal Bahari (FANTRI) mengadakan FANTRI Goes to School, berkeliling ke sekolah-sekolah selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Tujuan kunjungan tersebut, pengurus dan anggota FANTRI memberikan edukasi kepada pelajar tentang anti kekerasan, anti bullying, dan anti kekerasan seksual.
Seperti yang dilaksanakan di SD Mangkukusuman (MKK) 2 Kota Tegal, Rabu (15/7/2026), mendapat edukasi tentang hal tersebut.
Ahsin selalu Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas DPPKBP2PA Kota Tegal, mengatakan, kurang lebih selama seminggu saat MPLS, FANTRI yang berada di bawah binaan DPPKBP2PA akan berkeliling ke sejumlah sekolah. Diantaranya SD MKK 2, SD MKK 7, SMA 6, SMA Al-Irsyad, SMP 1, SMP 19, dan SMK 2.
Tujuannya selain untuk mengenalkan FANTRI sebagai wadah partisipasi anak, pelajar SD hingga SMA, juga untuk mengedukasi tentang anti kekerasan, anti bullying, dan anti kekerasan seksual.
“Target kegiatan tersebut adalah siswa-siswa dari mulai tingkat SD hingga SMA,” ucapnya.
Ilman Prayoga selaku Kepala SD MKK 2 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi MPLS SD MKK 2 dengan FANTRI Goes to School dan DPPKBP2PA.
Selain mendapatkan materi tentang pengenalan lingkungan sekolah, juga mendapatkan materi tentang anti kekerasan seksual.
“Jadi selain mereka mengenal lingkungan sekolah dan juga mendapatkan materi dari Bapak dan Ibu Guru, kami dari FANTRI juga turut mengedukasi tentang anti bullying dan anti kekerasan seksual,” tuturnya.
Tidak hanya bagi siswa-siswi baru saja, harapannya seluruh pelajar di sekolah juga mendapatkan edukasi yang diberikan oleh pemateri dari FANTRI.
“Harapannya tidak hanya siswa-siswi baru saja yang mendapatkan pemahaman tentang anti kekerasan, tetapi menyeluruh, sehingga siapapun bisa berteman dan bersikap baik dengan siapa saja,” harapnya.
Kegiatan FANTRI Goes to School ini mendapat animo dari para pelajar, ditunjukkan dengan antusias berpartisipasi dan berinteraksi dengan pemateri dari Forum Anak Tegal Bahari.(Hrm)
Radio Sebayu