Radio Sebayu

Siapkan Duta Wisata Berwawasan Luas, 16 Finalis Sinok Sitong Tegal 2026 Ikuti Class Session Intensif

Rangkaian pemilihan Duta Wisata Sinok Sitong Kota Tegal Tahun 2026 terus berlanjut. Memasuki tahapan pra-karantina, sebanyak 16 finalis terpilih mengikuti agenda intensif bertajuk “Class Session Sinok Sitong Kota Tegal Tahun 2026: Berproses Menjadi Duta, Bertumbuh Menjadi Inspirasi”. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pariwisata, Dian Eka Kusumawardhani, S.STP, mewakili Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal, di Alexander Hotel Tegal, Kamis (25/06/2026).

“Tentunya hari ini merupakan langkah awal dari suatu proses yang penting. Suatu proses yang bukan hanya tentang kompetisi, melainkan bisa mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan wawasan supaya memang kita itu layak menyandang Title sebagai duta wisata.” Ucap Dian.

Agenda ini menjadi momentum penting bagi para finalis untuk memulai pendalaman materi kepariwisataan. Dalam sesi awal, para finalis mendapatkan pembekalan mendalam mengenai akar budaya daerah. Hadir sebagai narasumber utama, H. Sisdiono Ahmad, S.Pd, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal sekaligus budayawan senior, memaparkan materi bertema “KOTA TEGAL: Sejarah, Budaya dan Tradisi”. Paparan tersebut bertujuan agar para finalis tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga pemahaman yang kuat mengenai identitas Kota Tegal, yang nantinya menjadi modal utama mereka dalam mempromosikan pariwisata daerah.

Lebih lanjut, H. Sisdiono Ahmad menyoroti pentingnya peran Duta Wisata dalam menjadi jembatan sejarah bagi masyarakat, termasuk pengetahuan mengenai tokoh lokal. “Seorang duta wisata harus memiliki pengetahuan sejarah yang luas, termasuk memahami tokoh-tokoh penting, pahlawan asli Tegal yang namanya dikenang juga menjadi nama jalan-jalan utama di Kota Tegal. Jangan sampai ketika mendampingi tamu, kalian tidak mengetahui sosok di balik nama jalan utama yang sering dilewati di kota ini. Duta wisata harus bisa menjadi literasi berjalan bagi para pengunjung,” tambahnya.

Selain membuka acara, Dian Eka juga turut mengisi sesi materi utama yang berfokus pada “PARIWISATA: Literasi & Gagasan”. Dalam pemaparannya, ia mengajak para finalis untuk lebih kritis dan inovatif dalam memandang potensi pariwisata lokal.

“Pariwisata itu juga bukan hanya berbicara tentang tempat wisata, betul nih. Pariwisata adalah tentang bagaimana kita memperkenalkan identitas daerah, melestarikan budaya, menggerakkan perekonomian masyarakat serta membangun citra positif Kota Tegal di mata masyarakat luas.” Jelas Dian dalam paparannya.

Selain itu, selama tiga hari pelaksanaan class session, para finalis juga nantinya mendapatkan serangkaian materi yang komprehensif guna membangun kualitas diri yang mumpuni. Kurikulum yang disusun mencakup berbagai aspek pengembangan, mulai dari Gerak Dasar Tari, Ngadi saliro ngadi busono, Beauty Class & Grooming, Peran Duta Wisata dan Penyampaian Speech Gagasan di Hadapan Publik, hingga Medsos challenge.

Melalui serangkaian kegiatan intensif ini, diharapkan 16 finalis Sinok Sitong Kota Tegal 2026 mampu bertransformasi menjadi representasi wajah pariwisata Kota Tegal yang cerdas, berbudaya, dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan sektor pariwisata di Kota Bahari.

Scroll to Top