
TEGAL– Keterbatasan fisik dan kesehatan mental terbukti bukan menjadi penghalang untuk membawa perubahan besar bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh Akbar Ismail, seorang pemuda asal Desa Pagerbarang, Kabupaten Tegal, yang sukses menggerakkan ratusan warga untuk mandiri secara ekonomi lewat dunia digital.
Melalui komunitas yang didirikannya, “Affiliate Berdikari”, Akbar berhasil mengubah keterbatasan menjadi peluang, sekaligus menyelamatkan banyak warga dari jeratan utang finansial hingga kecanduan judi online.
Perjalanan Akbar membangun komunitas ini tidaklah instan. Semua bermula dari kondisi kesehatannya. Hingga saat ini, Akbar masih berjuang melawan gangguan psikosomatis yang membuatnya kerap merasa cemas dan takut luar biasa untuk keluar rumah.
Terjebak di dalam rumah tak membuat Akbar patah arang. Ia mulai memutar otak bagaimana cara mencukupi kebutuhan hidup tanpa harus melangkah keluar rumah. Pilihan itu akhirnya jatuh pada dunia usaha berbasis daring, khususnya program affiliate (afiliasi).
Setelah sukses mandiri dan mampu menghidupi keluarganya, Akbar tidak menikmati hasilnya sendiri. Ia mulai menularkan ilmu digital marketing tersebut kepada sang bibi yang sudah berusia 56 tahun.
Melihat sang bibi berhasil meraup penghasilan dari rumah, kabar baik ini pun cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga ke telinga tetangga dan kerabat lainnya. Rumah Akbar yang terletak di Jalan Gamprit No. 18 RT 02 RW 06 Desa Pagerbarang (Tepat di belakang MAN 2 Tegal) kini berubah menjadi markas belajar digital bagi warga.
Saat ini, anggota yang bergabung telah mencapai sekitar 290 orang dari berbagai latar belakang, mulai dari buruh, petani, hingga pekerja harian. Menariknya, seluruh ilmu dan pelatihan ini diberikan oleh Akbar secara gratis.
“Tujuan saya ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat agar lebih baik lagi, karena saya tahu betul sulitnya mencari pekerjaan saat ini. Membuka usaha pun perlu modal yang tidak sedikit, sedangkan belum tentu akan bisa menghasilkan,” ungkap Akbar.
Sukses Entaskan Warga dari Utang Pinjol Rp60 Juta dan Judi Online Kehadiran Komunitas Affiliate Berdikari membawa dampak sosial yang masif dan nyata di Desa Pagerbarang dan sekitarnya. Banyak warga yang dulunya terjerat utang pada rentenir atau “bank keliling” kini bisa bernapas lega karena mampu melunasi kewajibannya.
Lebih jauh, komunitas ini juga menjadi tempat “rehabilitasi” produktif bagi para pemuda setempat. Banyak remaja yang sebelumnya kecanduan judi online (judol) kini total berhenti dan beralih menekuni usaha affiliate yang jauh lebih menghasilkan dan bermanfaat.
Salah satu kisah sukses yang paling menonjol datang dari Catur Arifin. Ia mengaku berhasil melunasi seluruh utang Pinjaman Online yang menumpuk hingga mencapai angka 60 juta rupiah. Ia menyebutkan, komisi yang telah diterimanya sejak pertama kali bergabung pada bulan Februari lalu bahkan sudah mencapai puluhan juta rupiah.
Keberhasilan serupa juga dirasakan Suhanto, seorang anggota asal Randusanga, Brebes. Dalam waktu singkat, yaitu hanya 3 bulan sejak bergabung, ia telah berhasil mengumpulkan penghasilan sebesar 38 juta rupiah. Sementara itu, pencapaian membanggakan juga ditorehkan oleh Mas Nino, yang berkat ketekunannya menekuni usaha ini, kini sudah mampu mewujudkan impiannya membeli rumah sendiri.
Melihat antusiasme dan dampak positif yang begitu besar, Komunitas Affiliate Berdikari tidak ingin berhenti di satu titik. Berbekal semangat kebersamaan, komunitas ini kini tengah bersiap untuk memperluas jaringan pelatihannya hingga ke wilayah Kota Tegal.
Melalui pemanfaatan teknologi digital yang tepat guna, Akbar dan komunitasnya berharap dapat terus membantu meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga masyarakat luas, sekaligus membebaskan mereka dari jeratan masalah keuangan maupun kebiasaan buruk di era digital.
Radio Sebayu