
Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Disporapar melaunching lintasan lari di Alun-alun Kota Tegal, Jumat pagi (22/5/2026). Launching secara simbolis ditandai dengan pelepasan komunitas pelari, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tegal oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.
Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Danlanal Tegal, Kepala BNN Kota Tegal, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, lintasan lari Alun-alun Kota Tegal dibuat untuk membudayakan olahraga dan kesehatan tubuh serta memberikan kenyamanan masyarakat yang ingin berolahraga, khususnya lari.
Dijelaskan Dedy Yon, bahwa lintasan lari yang mengelilingi Alun-alun Kota Tegal tersebut, dibuat berlawanan arah jarum jam karena dari sisi kesehatan posisi arah tersebut membantu kesehatan jantung.
“Belari memutar berlawanan jarum jam dengan posisi kaki sebelah kiri, dan jantung di posisi sebelah kiri juga untuk melancarkan peredaran darah dan pernafasan bekerja optimal,” ucapnya.
Selain itu, dengan berlawanan jarum jam juga tidak membahayakan pengguna karena bisa mengontrol posisi tubuh saat lari dan dapat melihat laju kendaraan yang ada di depannya.
“Seperti yang kita lihat, saat pagi ataupun sore banyak kendaraan yang melintas di Alun-alun, sehingga dengan arah berlawanan jarum jam, membuat pelari bisa melihat kendaraan-kendaraan yang melintas,” katanya.
Pihaknya juga mengajak komunitas pelari dan masyarakat Kota Tegal dan sekitar Kota Tegal untuk datang dan menggunakan fasilitas tersebut tidak hanya hari-hari santai saja, Jumat Sabtu Minggu, tetapi terbuka setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu.
Namun ada ketentuan waktu yang harus dipatuhi, yakni setiap pagi yakni pukul 06.00 sampai pukul 09.00, sore hari pukul 15.00 sampai pukul 18.00. Dan perlu dipahami, lintasan lari yang ada di bawah atau luar area Alun-alun adalah khusus lintasan lari, sedangkan bagi masyarakat yang hanya ingin joging atau berjalan bisa menggunakan joging track yang ada di dalam kawasan Alun-alun Kota Tegal.
“Jadi harus dipahami, jangan sampai lintasan lari yang dibuat justru untuk yang joging atau hanya berjalan, tetapi justru khusus bagi pelari. Dan yang ingin berjalan ada di area joging track di dalam kawasan Alun-alun,” tegas Dedy Yon.
Selain dijadwalkan waktu pagi dan sore, Dedy Yon juga membuka waktu olahraga siang hari di pukul 12.00 sampai pukul 13.00 khusus bagi warga yang program penurunan berat badan, atau melunturkan lemak.
Pihaknya juga akan mensiagakan personel Satpol PP pariwisata untuk melakukan pemantauan dan edukasi dengan teguran bagi warga yang menyalahi ketentuan. Sebab jika lintasan lari digunakan pejalan kaki justru membahayakan karena bisa terjadi benturan.
Pada launching tersebut juga dibarengi dengan penyerahan secara simbolis pohon pule dari Perumda Tirta Bahari Kota Tegal, BPR dan bank Bahari Kota Tegal sebagai upaya untuk memperindah kawasan Kota Tegal.
Pohon pule tersebut rencananya akan ditanam di sejumlah titik di tepi jalan. Pemilihan pohon tersebut lantaran memiliki usia panjang dan dapat memperindah kawasan.
Radio Sebayu