Radio Sebayu

Hadiri CJIBF 2026, Wali Kota Tegal Perkuat Sinergi Investasi dan Pengembangan UMKM

SEMARANG – Pemerintah Kota Tegal menunjukkan komitmen serius dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor investasi dan pemberdayaan UMKM. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran langsung Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam ajang bergengsi Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan UMKM Grande 2026 di Ballroom Po Hotel Semarang, Senin (11/5) pagi.

Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Dedy Yon didampingi oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tegal, Sartono. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi Kota Bahari ini menjadi sinyal kuat kesiapan Kota Tegal dalam menjaring investor dan naik kelasnya UMKM lokal.
Dalam forum yang dihadiri oleh 35 kepala daerah se-Jawa Tengah tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan arahan khusus mengenai pentingnya kolaborasi. Luthfi menegaskan bahwa kesuksesan ekonomi provinsi sangat bergantung pada keaktifan pemerintah kabupaten/kota dalam menumbuhkan investasi di wilayahnya masing-masing.

“Kepala daerah tidak bisa berdiri sendiri. Jawa Tengah memiliki potensi besar yang mampu menumbuhkan ekonomi melalui investasi,” ujar Ahmad Luthfi. Ia menambahkan bahwa daerah harus menjadi motor penggerak investasi guna memperkuat posisi Jawa Tengah di kancah nasional maupun internasional.
Menanggapi arahan tersebut, keikutsertaan delegasi Kota Tegal dalam forum bertema “Penguatan Investasi dan Industri Kecil Menengah Berbasis Energi Hijau dan Berkelanjutan” ini menjadi langkah strategis.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa investasi yang masuk harus mampu menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Bagi Kota Tegal, momentum CJIBF 2026 menjadi ajang promosi potensi daerah, di mana investasi diharapkan tidak hanya masuk ke sektor industri besar, tetapi juga mampu memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota.

Dengan partisipasi aktif dalam forum ini, Pemerintah Kota Tegal optimis dapat terus menyelaraskan kebijakan perizinan dan pelayanan terpadu demi menciptakan iklim usaha yang kondusif, berkelanjutan, dan inklusif bagi masyarakat Kota Tegal.

Scroll to Top