Radio Sebayu

Miliki Riwayat Demensia, Lansia di Debong Kidul Pergi dan Sudah Tiga Hari Tak Kunjung Pulang

Warga Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal bernama Durozak, lansia yang memiliki demensia atau pikun dilaporkan pergi meninggalkan rumah dan tak kunjung pulang.

Pihak keluarga yang mencarinya juga tak kunjung ditemukan. Padahal sudah tidak hari berlalu, namun Durozak juga belum kembali ke rumah.

Uswatun Khasanah (60) istri Durozak mengatakan, suaminya warga jalan Teuku Umar nomor 276 RT 4 RW 3 Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal sudah tiga hari tidak pulang kerumah dan keberadaannya belum diketahui dimana.

Ia menceritakan, awalnya pada Minggu 5 April 2026 pukul 12.30 WIB, Durozak pamit ingin membeli nasi lengko di Pasar Kimpling. Saat keluar rumah, ia mengunakan motor Vega berwarna hitam kombinasi merah, memakai baju abu-abu bergaris-garis, memakai celana pendek warna biru, memakai cincin di jari manis kanan. Namun ditunggu hingga sore hari Durozak tak kunjung pulang.

“Pamitnya membeli nasi lengko namun tak kunjung pulang. Ciri-cirinya berkulit hitam, rambut pendek dan tinggi kurang lebih 155,” ujar Uswatun Khasanah, Rabu (8 April 2026).

Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga juga sudah melaporkan ke pihak RT, RW dan Polsek Tegal Selatan.

Dan pada hari berikutnya, berkat kerjasama kepolisian dan masyarakat, motor yang digunakan Durozak ditemukan di kawasan Muarareja. Namun yang ditemukan hanya motornya saja, sementara keberadaan Durozak tak diketahui.

“Ia memakai motor, tapi yang ditemukan hanya motornya saja dan saat ini motor tersebut sudah berada di rumah,” ungkap Uswatun.

Keluarga termasuk anak Durozak yang bernama Zulfa Raesani keesokan harinya juga masih berupaya menyisir di kawasan Muarareja. Namun yang ditemukan justru hanya celana pendek yang di pakai Durozak, kunci motor yang tergeletak di tepi tambak.

Uswatun Khasanah dan segenap keluarga mengharap kepada masyarakat dan pihak terkait untuk berkenan memberikan informasi atau mengantarkan Durozak apabila mengetahui keberadaannya ke alamat rumah atau ke nomor keluarga 081578306848.

“Harapannya suami saya bisa ditemukan. Ia pun menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasamanya polisi dan masyarakat yang telah menemukan kendaraan barang-barang yang dikenakan Durozak,” pungkasnya.

Scroll to Top