Radio Sebayu

Kunjungi Tempat Penukaran Uang Terpadu, Wali Kota Tegal Apresiasi BI Hadirkan Layanan yang Tertib, Aman dan Merata

Tradisi menjelang Idul Fitri tidak hanya pakaian saja yang baru, tetapi mendapatkan uang baru juga menjadi tradisi di masyarakat. Hingga masyarakat rela mengantri penukaran uang di perbankan.

Namun penukaran kali berbeda dengan penukaran uang yang harus berbaris satu per satu. Tetapi sudah menggunakan website pintar.bi.go.id yang menjadwalkan setiap penukar baik dari sisi waktunya maupun tempat penukarannya.

Di Kota Tegal sendiri, Bank Indonesia Tegal menghadirkan tempat penukaran uang terpadu SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) di Gedung Hanggawana, Samsat Kota Tegal. Untuk mengetahui proses layanan tersebut, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengunjungi penukaran tersebut, Rabu (11/3/2026).

Saat diwawancarai, Dedy Yon mengatakan, tempat penukaran uang terpadu ini menghadirkan layanan penukaran uang dari berbagai perbankan yang telah dibuka sejak 10 Maret hingga 12 Maret 2026.

Pada proses penukaran uang ini setiap penukar hanya diperbolehkan menukar maksimal satu paket sejumlah Rp5.300.000 yang ditukar dengan lembaran dari berbagai pecahan, dari Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, Rp1.000.

Aturan tersebut agar penukaran uang bisa dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, dengan adanya penukaran uang secara terpadu dan layanan yang memudahkan melalui pintar.bi.go.id ini agar tidak ada usaha penukaran uang yang memberikan lebihan uang atau semacam jual beli uang baru.

“Ini dulu sering terjadi, biasanya ada di depan terminal, depan stasiun yang membuka usaha penukaran uang dengan melebihkan uang yang ditukar sebagai bayaran jasanya,” kata Dedy Yon.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala mengatakan, pada layanan penukaran menjelang lebaran hingga H-9 ini sudah naik 84% atau sejumlah Rp74,2 miliar yang sudah terserap ke masyarakt.

“Sampai saat ini saja dari paket Rp5.300.000 untuk satu penukar, rata-rata sudah diambil sesuai dengan jadwal penukarannya melalui pintar.bi.go.id,” ucap Bimala.

Ditambahkannya, kegiatan penukaran pada tahun 2026 ini bisa berjalan lancar, aman dan tertib karena masyarakat sudah mulai memahami dan mengakses pintar.bi.go.id. Untuk pecahan yang diminati dan mendominasi mulai dari pecahan Rp20.000 ke bawah.

Scroll to Top