
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi masyarakat di halaman Samsat Kota Tegal, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti warga yang telah mendaftar dan memperoleh kuota melalui website pintar.bi.go.id, yakni situs resmi penukaran uang yang disediakan oleh Bank Indonesia.
Sejak pagi, warga yang telah mengantongi jadwal penukaran datang secara bergantian sesuai waktu yang tertera pada bukti pemesanan. Petugas juga melakukan pengecekan bukti pendaftaran serta identitas penukar sebelum masyarakat memasuki area layanan, sehingga proses antrean terlihat tertib dan tidak menimbulkan kerumunan.
Selain itu, penukaran uang dilakukan melalui beberapa loket layanan sehingga prosesnya berlangsung relatif cepat. Masyarakat yang datang hanya perlu menunjukkan bukti pemesanan dari website dan menunggu giliran untuk menukarkan uang sesuai nominal yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala menyampaikan bahwa masyarakat kini sudah memahami bahwa penukaran uang saat ini sudah melalui website pintar.bi.go.id dalam rangka kenyamanan, keamanan dan pemerataan.
Sampai dengan saat ini, seluruh masyarakat yang menukar melalui pintar.bi.go.id datang sesuai dengan maksud dan tujuannya untuk menukar sesuai dengan paket penukaran dari Bank Indonesia.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah banyak yang mengenal pintar.bi.go.id dan tadi antrian tidak panjang karena di website tersebut juga membagi jadwal waktu penukarannya,” kata Bimala.
Selain itu masyarakat kini juga sudah banyak menggunakan transaksi non tunai yakni dengan QRIS. Dan selama periode Ramadan juga menunjukkan peningkatan transaksi QRIS hampir dua kali lipat, jika dibandingkan dengan tahun 2024 maupun 2025 pada momen yang sama.
“Kami juga selalu mengimbau dan mengedukasi masyarakat agar beralih menggunakan pembayaran non tunai karena saat ini lebih dipermudah dengan adanya QRIS Tunai dan QRIS Transfer,” tutur Bimala.
Salah seorang penukar uang, Rahma, menyampaikan bahwa proses penukaran berlangsung cepat dan tertib. Menurutnya, masyarakat yang hadir merupakan mereka yang sebelumnya telah berhasil mendapatkan kuota saat pendaftaran melalui website pintar.bi.go.id.
“Memang harus war waktu daftar di website, jadi yang bisa tukar hari ini hanya yang sudah dapat kuota,namun sistem ini dirasa lebih fair supaya meminimalisir rusuh juga” ujarnya.
Rahma mengaku menukarkan uang baru untuk dibagikan kepada keponakan dan keluarganya saat Lebaran nanti.
Khusus untuk di Kota Tegal, Bank Indonesia menyediakan total 3000 paket, yang dibagi dalam tiga hari, untuk satu hari pihaknya menukarkan 1000 paket, dan untuk masing-masing paket maksimal sebesar Rp5.300.000,- dengan rincian pecahan Rp50.000 maksimal 50 lembar atau sebesar Rp2.500.000, pecahan Rp20.000 maksimal 50 lembar atau Rp.1.000.000, untuk pecahan Rp10.000 maksimal sebanyak 100 lembar atau Rp1.000.000, untuk pecahan Rp5.000 maksimal sebanhak 100 lembar atau sebesar Rp500.000, untuk pecahan Rp2.000 maksimal sebanyak 100 lembar atau sebanyak Rp200.000 dan terakhir pecahan Rp1.000 maksimal 100 lembar atau sebesar Rp100.000.
Radio Sebayu