Radio Sebayu

Resmikan Pabrik Sepatu dan Lepas Armada Ekspor Pertama, Wali Kota Tegal Berharap PT. TFGI Berikan Dampak Positif

Kota Tegal menjadi salah satu daerah yang dipilih investor untuk mendirikan pabrik sepatu berkelas. PT. Teng Fei Glory Indonesia (TFGI) yang berdiri di jalan Lingkar Utara No 1-2 Kelurahan Pesurungan Lor Kota Tegal telah merekrut ratusan pekerja dan mampu mengekspor produk sepatunya untuk pertama kalinya.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri peresmian PT. Teng Fei Glory Indonesia (TFGI) dan melaksanakan first shipment, Kamis (5/2/2026).

Pihaknya mengatakan, momentum peresmian PT. TFGI ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi perusahaan, tetapi juga menjadi kabar baik bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tegal.

Masuknya PT. Teng Fei Glory Indonesia ke Kota Tegal menunjukkan bahwa Tegal memiliki daya tarik investasi yang semakin baik. Baik dari sisi lokasi strategis, ketersediaan sumber daya manusia, maupun dukungan Pemerintah Daerah.

Pemerintah Kota Tegal berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kemudahan perizinan bukan hanya satu pintu tetapi satu meja satu kursi, serta memastikan sinergi antara dunia usaha dan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran PT. Teng Fei Glory Indonesia (TFGI) dapat memberikan dampak positif. Membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya, mendorong transfer pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi dan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” harapnya.

Wali Kota juga mengajak PT. Teng Fei Glory Indonesia untuk terus menjalin kemitraan yang harmonis dengan masyarakat sekitar, menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, serta memperhatikan aspek lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Terkait pelaksanaan first shipment menjadi simbol dimulainya perjalanan PT. TFGI dalam berkontribusi pada rantai pasok nasional maupun global.

“Semoga perusahaan ini dapat terus berkembang, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menjadikan Kota Tegal sebagai basis industri yang membanggakan,” tuturnya.

Selaku Manager Umum PT. TFGI Mr Li Xiang mengatakan, hadirnya PT. Teng Fei Glory Indonesia (TFGI) yang bergerak dibidang industri sepatu olahraga bakal menyerap ribuan tenaga kerja di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.

“Untuk saat ini baru menyerap 500 tenaga kerja, dan secara bertahap akan merekrut kembali karena membutuhkan 2.000 hingga 3.000 tenaga kerja,” ucapnya.

Dari bahan baku atau bahan tidak jadi diproduksi hingga menjadi sepatu jadi yang akan diekspor ke luar negeri. Untuk ekspor pertama kali ini atau first shipment ada sebanyak 10.000 pasang sepatu untuk dikirim ke Spanyol.

Diungkapkan Mr Li, nantinya setiap tahun PT. TFGI ditargetkan akan mengekspor 5 juta pasang sepatu ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Cina dan Australia.

Keberadaan PT. TFGI diharapkan memberikan manfaat dan dampak baik, memberikan pertumbuhan ekonomi khususnya bagi Kota Tegal dan sekitarnya.

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Tegal (KPPBC TMP C Tegal) dijabat oleh Yudiyarto mengatakan, ini merupakan ekspor perdana dari PT. TFGI, sebagai salah satu perusahaan yang tercepat melaksanakan ekspor di tahun 2026 ini.

“Beberapa waktu lalu juga sempat masuk kategori merah, namun saat ini sudah ditetapkan masuk kategori hijau. Sehingga harapannya akan memperlancar keluar masuk barang di PT. TFGI,” katanya.

Yudi menuturkan bahwa nantinya PT. TFGI akan menjadi Kawasan Berikat Mandiri, dengan segala urusan dapat dilakukan oleh perusahaan. Mulai dari pemeriksaan, pencatatan dan lain sebagainya, bersama unsur-unsur terkait.

Selain itu, kebijakan dari Kementerian Keuangan juga telah memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan, dengan memberikan fasilitas pembebasan, penangguhan, dan kemudahan dalam pengurusan berbagai izin.

“Hal tersebut untuk lebih efisien, lebih murah sehingga bisa bersaing dengan negara-negara di tingkat global,” ucapnya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita secara bersama-sama oleh Wali Kota Tegal, Sekda Kota Tegal dan Forkopimda. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pengecekan ruang produksi dan tabur bunga di depan armada first shipment.

Scroll to Top