
Teater Ruang Hening asal Semarang berhasil pentaskan monolog dengan judul Topeng-topeng karya Rachman Sabur di Kampung Seni Tegal, Sabtu, (6/6/2026) malam.
Selain pementasan monolog, Teater Ruang Hening juga menggelar Workshop Boneka oleh Boneka Nusantara serta Workshop Keaktoran yang diikuti oleh anak anak sekitar Kampung Seni Tegal serta kelompok teater pelajar Tegal, Slawi dan Brebes.
Pada pementasan yang dilakukan, menampilkan seorang aktor tunggal yang memainkan dua karakter yang saling berdialog yakni tokoh Waska dan Semar.
Pementasan tersbut mengajak penonton untuk merefleksikan diri, mempertanyakan sejauh mana manusia jujur pada identitas aslinya, dan menyoroti berbagai topeng sosial yang sering kali dipakai untuk menutupi sifat maupun penderitaan batin.
Sutradara pementasan Monolog Topeng-topeng, Prawoto Susilo menyampaikan bahwa rangkaian pentas monolog yang dijalani merupakan rangkaian pentas keliling dari Bojonegoro, Kota Tegal dan Kudus.
“Pementasan ini dalam rangka silaturarohim dan pentas keliling, selain itu kami juga menghadirkan workshop boneka dan keaktoran. Pertunjukan ini sebagai batu loncatan saja, yang terpenting asyik membaca peta pementasan dari Bojonegoro, Tegal dan Kudus,” ujar Prawoto.
Prawoto juga berharap Teater Ruang Hening dengan rumah bonekanya mampu pentas di internasional dan karyanya dapat dikenal.
“Dengan silaturahim yang dilakukan melalui program ini semoga perteman dengan kawan Seniman Tegal tidakterputus dan saling mendukung serta menyemangati. Kami terima kasih sekali telah diberi ruang di Kampung Seni Tegal dan terima kasih untuk Djarum Bakti Budaya,” tambah Prawoto.
Terkait dengan pertunjukan monolog yang dipentaskan, pihaknya menyampaikan bahwa isi pertunjukan tersebut merupakan kritikal penokohan topeng-topeng perwatakan.
“Kita harus meninggalkan perwatakan bermuka dua, sederhananya mengkritikal keadaan sosial saat ini,” tambahnya.
Sementara itu, Seful Mu’min selaku Ketua Kampung Seni Tegal mengapresiasi Teater Ruang Hening yang telah menggelar workshop dan pentas monolog.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Teater Ruang Hening di Kampung Seni Tegal, agenda workhop boneka oleh rumah boneka sangat diminati para peserta terbukti mereka antusias mengikuti workshop, ada sekitar 10 peserta. Untuk workshop keaktoran ada 50 peserta dari teater sekolah dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes yang semuanya menikmati dan merasakan manfaat workshop tersebut,” ujar Seful.
Usai pementasan monolog, para penonton diajak diskusi mengenai pementasan tersebut..Dalam pementasan itu menghadirkan aktor, Dadan, Sutradara Prawoto, Artistik, Hakiim.
Radio Sebayu