
Otoritas Jasa Keuangan Tegal bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Tegal di Gedung Adipura, Senin (20/4). Kegiatan ini dilaksanakan secara
luring dan diikuti oleh 250 ASN.
Kepala OJK Tegal yang diwakili oleh Kepala Bagian OJK Tegal, Nur Laili Hidayati, menyampaikan pentingnya kemampuan pengelolaan keuangan pribadi sebagai dasar dalam mengambil keputusan pembiayaan, termasuk Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) FLPP.
“Kepemilikan rumah harus diiringi dengan perencanaan keuangan yang matang agar tidak menimbulkan risiko keuangan di masa depan. Pengelolaan keuangan pribadi yang baik dapat dilakukan melalui penyusunan anggaran, penyediaan dana darurat, serta pengelolaan utang yang bijak. Hal ini menjadi kunci agar ASN dapat memanfaatkan pembiayaan perumahan tanpa mengalami kesulitan di kemudian
hari,” jelasnya.
Nur Laili menghimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memilih produk keuangan, termasuk memastikan legalitas lembaga jasa keuangan (prinsip legal dan logis/2L), serta menghindari praktik pinjaman ilegal dan investasi bodong.
Pada kesempatan yang sama, OJK juga memperkenalkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang.
Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono dalam sambutannya menekankan pentingnya kepemilikan rumah sebagai fondasi kesejahteraan.
“Kami mengimbau kepada seluruh ASN untuk dapat memiliki rumah terlebih dahulu sebagai pondasi kesejahteraan. Kepemilikan rumah bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang,” kata Agus.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kota Tegal mendukung penuh implementasi program FLPP dalam rangka percepatan Program Tiga Juta Rumah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini diharapkan mampu memperluas akses hunian layak melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Melalui kegiatan ini, OJK berharap dapat meningkatkan literasi keuangan ASN, mendorong pemanfaatan program FLPP secara optimal, serta memperkuat kesadaran dalam mengambil keputusan keuangan yang bijak dan berkelanjutan.
Dengan pemahaman yang komprehensif ini diharapkan kepemilikan rumah layak tersebut dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan yang terintegrasi sehingga mampu membangun fondasi kehidupan yang lebih stabil, sejahtera, dan berdaya tahan secara finansial.
Radio Sebayu