Radio Sebayu

Amazing Tegal! Strategi Wali Kota Tegal Gaet Investor di Tahun 2026

Pemerintah Kota Tegal kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Forum Investasi Tegal Tahun 2026 di Sebayu Convention Hall, Hotel Bahari Inn Tegal, Rabu (21/1/2026). Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyinergikan potensi daerah dengan kebutuhan dunia usaha demi mewujudkan visi Tegal sebagai Kota Idaman.

Dengan mengusung tema besar “Amazing Tegal, Amazing Investment, Amazing Services”, acara ini menjadi ajang pembuktian keseriusan kota ini dalam memanjakan para investor. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., MM., menegaskan bahwa tema tersebut merupakan janji pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian usaha bagi siapa saja yang ingin menanamkan modal di Kota Bahari.

Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tegal, Sartono Eko Saputro, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan peluang investasi sekaligus membangun jembatan komunikasi antara pemilik lahan dengan calon investor. Forum ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari jajaran birokrasi hingga organisasi pengusaha seperti Kadin, HIPMI, dan APINDO, guna membangun kesamaan persepsi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Agenda ini juga mempromosikan potensi besar investasi di Kota Tegal dengan menawarkan sebanyak 119 aset properti berupa lahan kosong dan bangunan. Dari total aset tersebut, mayoritas diperuntukkan bagi sektor Perdagangan dan Jasa Skala Kota sebanyak 113 titik, diikuti oleh 5 lokasi perkantoran, dan 1 lokasi perindustrian.

“Beberapa lokasi strategis yang ditawarkan antara lain berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, hingga Jalan Kolonel Sugiono. Selain melibatkan aset properti, forum ini juga didukung oleh ekosistem usaha yang kuat, mencakup 169 pelaku usaha menengah dan besar, 18 lembaga perbankan dan keuangan, serta 9 notaris untuk mempermudah proses administrasi investor.” Tambah Sartono.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., MM., dalam sambutannya menekankan bahwa investasi merupakan mitra pembangunan jangka panjang yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Tak ketinggalan, Wali Kota juga menyoroti kebijakan strategis terkait penataan ruang, termasuk optimalisasi Jalan Pancasila. Kawasan ini ditetapkan sebagai ruang publik dan pusat penyelenggaraan acara berskala nasional untuk menggerakkan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

“Kami menawarkan posisi strategis di jalur Pantura, dukungan infrastruktur, serta pelayanan yang cepat dan transparan guna memberikan kepastian usaha, investasi yang berkualitas akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi Tegal Berdikari Sejahtera, Menjadi Kota Idaman.” Tegas Wali Kota.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kedisiplinan administrasi, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada para pelaku usaha yang dinilai paling patuh dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). LKPM sendiri merupakan laporan rutin yang wajib disampaikan pelaku usaha mengenai perkembangan realisasi investasi dan kendala yang dihadapi di lapangan sesuai skala usahanya.
Adapun lima perusahaan yang berhasil meraih penghargaan Pelaku Usaha Patuh LKPM adalah:
• PT Dongcai Garment Indonesia
• PT Teng Fei Glory Indonesia
• PT Asaputex Jaya
• PT Astra Internasional Tbk
• CV Ocean Marine Indonesia
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus tertib melaporkan kegiatan usahanya, sehingga pemerintah daerah memiliki data yang akurat dalam menyusun kebijakan pembangunan.

Wali Kota juga berharap forum ini menghasilkan langkah nyata yang menguntungkan semua pihak dan menjadikan Kota Tegal sebagai rumah investasi yang aman, prospektif, dan berkelanjutan.​ “Mari kita jadikan Kota Tegal sebagai kota tujuan investasi yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan melalui semangat kolaborasi dan inovasi.” Pungkasnya.

Scroll to Top