Radio Sebayu

Jelang Pergantian Tahun, Wali Kota Tegal Lantik 100 Pejabat Struktural

Pemerintah Kota Tegal mengadakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dalam Jabatan di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal, di Gedung Adipura Balaikota Tegal, Rabu (31/12/2025).

Pada acara tersebut melantik sebanyak 100 pejabat struktural. Terdiri dari enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hasil seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada bulan November 2025 untuk hasil seleksi administrasi dan hasil akhir pada bulan Desember 2025 dan 94 pejabat administrasi.

Keenam Pejabat JPTP tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dorres Indrian Nugroho, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Budio Pradipto, Direktur RSUD Kardinah Lenny Harlina Herdha Santi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dewi Umaroh, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Abdan Harimurti dan Kepala Dinas Sosial Dinar Marnoto.

Sementara 94 Pejabat Administrasi lainnya yang didalamnya juga dilantik Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tegal Agus Arifin dan Camat Tegal Barat Teti Kirnawati.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung secara khidmat, dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal.

Dalam sambutannya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M mengatakan, momentum pelantikan ini merupakan peristiwa penting dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, namun merupakan bagian dari proses pembinaan karier aparatur sipil negara, sekaligus langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di kota tegal dapat berjalan secara optimal, profesional, dan paripurna.

“Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan rekomendasi ​​resmi Badan Kepegawaian Negara dan surat persetujuan Wali Kota Tegal,” ucapnya.

Proses seleksi terbuka dan kompetitif telah dilaksanakan secara transparan sehingga jabatan yang diemban merupakan hasil kerja keras dan integritas. amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.

Ia menjelaskan bahwa loyalitas adalah ujian sebenarnya bagi seorang pejabat. Loyalitas tidak hanya saat berada di depan pimpinan, tetapi juga saat bekerja di belakang layar. penugasan yang tidak sesuai harapan justru menjadi momen untuk menguji kualitas pribadi dan komitmen terhadap tugas, aturan, serta kepentingan masyarakat.

Ia berpesan, bagi pejabat yang mendapatkan jabatan sesuai harapan, agar menjadikan momentum ini sebagai pembuktian diri.

“Kesempatan tidak datang dua kali, maka gunakan amanah ini untuk menunjukkan kinerja terbaik. jangan cepat berpuas diri, teruslah berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan baru. jabatan adalah sarana pengabdian, bukan sekadar pencapaian pribadi,” pesannya.

Wali Kota Tegal berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, karena keberhasilan pembangunan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi.

Setiap OPD harus menjadi bagian dari satu kekuatan yang bergerak bersama dalam wadah Pemerintah Kota Tegal. Pejabat yang dilantik harus mampu menjaga marwah birokrasi, mematuhi kode etik dan perilaku ASN, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan profesionalisme.

“Tujuan akhir dari seluruh proses birokrasi adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan, setiap keputusan, dan setiap tindakan harus selalu berorientasi pada kepentingan publik,” pungkasnya.

Scroll to Top