
Dalam rangka menggelorakan anti kekerasan terhadap perempuan, sekaligus bersamaan dengan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP), Wakil Wali Kota Tegal bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tegal mengadakan senam three ends bersama di lapangan tenis Water Leideng jalan Pancasila, Kamis sore (4/12/2025).
Senam three ends merupakan senam yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPPA) untuk mengakhiri tiga bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia, dan ketidakadilan akses ekonomi.
Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan, bahwa sebagai perempuan ketika mengalami tindakan pelecehan, asusila dan sejenisnya harus berani melawan.
“Perempuan jangan diam saja ketika mengalami tindakan pelecehan seperti cat calling ataupun pelecehan-pelecehan yang dibingkai dengan candaan,” ucapnya.
Ia menegaskan, agar perempuan tidak menormalisasi tindakan-tindakan kekerasan, tindakan pelecehan dalam bentuk apapun. Pihaknya mengajak perempuan di Kota Tegal agar bisa mewujudkan Kota Ramah Perempuan tanpa kekerasan dalam bentuk apapun.
“Perempuan harus berani bersuara, berani speak up, jangan takut, karena Pemerintah Kota Tegal sangat melindungi masyarakatnya, baik perempuan maupun anak-anak,” tegasnya.
Sementara Ketua GOW Kota Tegal Debby Firoeza Indiany mengatakan, kegiatan senam bersama yakni senam three ends sebagai gerakan kampanye 16 hari Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP).
“Kami mengajak perempuan-perempuan di Kota Tegal agar bersama-sama mengkampanyekan anti kekerasan. Melalui senam three ends sebagai gerakan kampanye stop kekerasan, perdagangan orang baik perempuan maupun anak,” katanya.
Pada senam bersama tersebut diikuti 30 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kota Tegal yang mengirimkan masing-masing 5 perwakilannya.
Radio Sebayu