
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bersama Komisi X DPR RI mengadakan Workshop Pendidikan Penguatan Konsep dan Prinsip Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) Bagi Guru, Jumat (8/9/2025) di Premiere Hotel Tegal.
Acara tersebut diikuti ratusan guru dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Tegal.
Turut hadir pula anggota Komisi X DPR RI Dr Abdul Fikri Faqih, Direktur Pembina Guru Pendidikan Menengah di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr Nasyith Forefry dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Satiyo.
Dr Abdul Fikri Faqih mengatakan pendekatan deep learning perlu dimiliki oleh setiap guru. Hal tersebut menjadi upaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam pengembangan pola pembelajarannya di setiap satuan pendidikan.
Melalui penguatan konsep dan prinsip deep learning juga dapat memberikan pemahaman dan mendorong satuan pendidikan menyusun kurikulum sesuai karakteristik dan kebutuhan yang diinginkan.
“Pola deep learning diberikan agar apa yang me jadi kebutuhan yang diinginkan peserta didik juga dapat terpenuhi,” ucapnya.
Direktur Pembina Guru Pendidikan Menengah di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr Nasyith Forefry mengatakan bahwa tujuan diadakannya workshop pendidikan tentang deep learning adalah untuk menguatkan kembali pembelajaran yang lebih menyentuh untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didik.
“Harapannya para peserta lebih memahami konsep pembelajaran yang lebih mendalam sehingga bisa diterapkan lebih baik lagi untuk para peserta didiknya,” kata Dr Nasyith.
Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Satiyo mengapresiasi workshop pendidikan yang digelar dalam rangka penguatan deep learning agar para guru semakin lebih baik dan semakin meningkatkan mutu pendidikannya.
“Meski tidak semua guru yang ikut, diharapkan ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada guru-guru yang lain,” katanya.
Menurut Satiyo, workshop pendidikan semacam ini sangat dibutuhkan oleh setiap guru sehingga setiap satuan pendidikan akan termotivasi untuk memberikan pembelajaran yang terbaik kepada siswa-siswinya.
Radio Sebayu