
Rabu siang (9/7/2025) warga Kalibuntu tepatnya di aliran sungai Kaligung depan SD Mangkukusuman 7 Tegal digegerkan ular piton yang melintas di aliran sungai.
Ular tersebut pertama kali dilihat oleh ibu-ibu. Mereka berlari-lari sambil meminta bantuan. Hingga akhirnya seorang bapak dan anak, yang merupakan warga setempat kompak berupaya menangkap ular tersebut, lantaran khawatir akan membahayakan warga.
“Terus terang saya khawatir ular akan pergi semakin jauh dan akan membahayakan warga, jadi saya inisiatif untuk menangkap sendiri bersama anak saya,” kata Agung.
Setelah berhasil menangkap, ular tersebut langsung diamankan. Dengan mengikat bagian mulutnya, lalu dimasukkan ke dalam karung bekas berukuran besar.
“Cukup kewalahan menangkap ular tersebut, lantaran cukup besar. Kurang lebih panjangnya lima meter dan bobotnya mungkin 15 kilogram lebih,” ucap Agung.
Selanjutnya, warga sekitar menghubungi Damkar dan BPBD Kota Tegal agar bisa mengevakuasi ular piton tersebut.
Selang beberapa menit kemudian, petugas Damkar datang dan mengevakuasi ular piton jenis sanca kembang tersebut.
Rencananya ular sanca kembang itu akan dirilis kembali ke alam yang jauh dari pemukiman penduduk.
Radio Sebayu