Radio Sebayu

Buka TMMD Sengkuyung III, Wali Kota Dedy Yon: Mari Jadi Pelaku Pembangunan, Jangan Hanya Menonton

Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi digelar pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal ini menjadi wujud nyata sinergi kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun negeri dari level desa.

Perwira Pelaksana, Danramil 21/Tegal Selatan, Kapten Inf Jamaluddin Abbas, S. Ag, dalam laporannya menyampaikan bahwa program TMMD ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah Debong Kidul terkait infrastruktur saluran air yang belum permanen serta untuk mengatasi keterbatasan swadaya masyarakat setempat.

Sasaran fisik dalam kegiatan ini difokuskan pada pembangunan saluran U-Ditch dan Cover dengan spesifikasi panjang 123 meter, lebar 0,40 meter, dan tinggi 0,50 meter. Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi sosialisasi TMMD, penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, pencegahan kenakalan remaja dan narkoba, penyuluhan KB, kesehatan, stunting, serta program pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh total anggaran sebesar Rp. 288.760.200,-. Dana tersebut terdiri dari dukungan APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 231.000.000,- dan APBD Kota Tegal sebesar Rp. 57.760.200,-.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 0712/Tegal beserta seluruh jajaran atas dedikasi dan pengabdiannya. Beliau menekankan bahwa pembangunan bukan sekadar aspek fisik, melainkan tentang memperkuat ikatan sosial dan rasa memiliki.

“Ketika desa dan kelurahan berkembang, infrastruktur membaik, masyarakat semakin berdaya, serta semangat kebersamaan terus terpelihara, maka sesungguhnya kita sedang membangun Indonesia dari fondasi yang paling kokoh. Di tengah dinamika kehidupan bangsa saat ini, kita juga menyaksikan bahwa peran TNI semakin luas dalam mendukung pembangunan nasional. Selain menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, TNI juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan,” jelas Dedy.

​Wali Kota menyoroti keterlibatan TNI dalam penanganan bencana, ketahanan pangan, sarana air bersih, hingga percepatan penurunan angka stunting. Hal tersebut, menurut beliau, menjadi bukti nyata pengabdian TNI yang melampaui tugas kemiliteran, sekaligus menjadi solusi bagi persoalan masyarakat.

“TMMD bukan sekedar membangun jalan, jembatan, drainase, ataupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, TMMD membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, dan menemukan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi jadilah pelaku pembangunan,” tambah nya.

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga budaya gotong royong agar hasil pembangunan dapat dirasakan hingga generasi mendatang. Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai dari tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Scroll to Top