
Mobilitas masyarakat di jalur Pantura Jawa Tengah menunjukkan pola perjalanan yang stabil dengan dinamika fluktuasi pada periode tertentu.
Stasiun Tegal menjadi salah satu simpul utama pergerakan penumpang di wilayah Daerah Operasi 4 Semarang yang berperan dalam menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas antarkota.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Stasiun Tegal melayani sebanyak 962.544 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 475.476 pelanggan naik dan 487.068 pelanggan turun.
Capaian ini mencerminkan tingginya intensitas perjalanan masyarakat di koridor utara Jawa Tengah yang didominasi oleh kebutuhan komuter, perjalanan kerja, pendidikan, serta mobilitas keluarga.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa Stasiun Tegal memiliki kontribusi penting dalam menjaga konektivitas wilayah Pantura.
“Stasiun Tegal terus menunjukkan peran strategis sebagai titik layanan utama mobilitas masyarakat di wilayah Pantura. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menjaga keandalan operasional serta meningkatkan kualitas layanan agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Luqman.
Berdasarkan data bulanan, terdapat dinamika pergerakan penumpang yang dipengaruhi oleh pola musiman perjalanan masyarakat. Peningkatan signifikan pada Maret 2026 mengindikasikan tingginya mobilitas pada periode libur panjang dan kegiatan keagamaan, sementara penyesuaian volume pada April menunjukkan normalisasi arus perjalanan setelah periode puncak.
Rincian jumlah pelanggan Stasiun Tegal Semester I Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Januari melayani 141.781 pelanggan, terdiri dari 71.270 pelanggan naik dan 70.511 pelanggan turun.
- Februari melayani 124.859 pelanggan, terdiri dari 61.357 pelanggan naik dan 63.502 pelanggan turun.
- Maret melayani 207.907 pelanggan, terdiri dari 98.984 pelanggan naik dan 108.923 pelanggan turun.
- April melayani 152.504 pelanggan, terdiri dari 78.906 pelanggan naik dan 73.598 pelanggan turun.
- Mei melayani 163.186 pelanggan, terdiri dari 77.890 pelanggan naik dan 85.296 pelanggan turun.
- Juni melayani 172.307 pelanggan, terdiri dari 87.069 pelanggan naik dan 85.069 pelanggan turun.
Secara agregat, data tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Tegal tetap menjadi salah satu titik mobilitas penting di wilayah utara Jawa yang mendukung pergerakan masyarakat secara efisien antar wilayah. Keberadaan layanan kereta api juga berkontribusi terhadap kelancaran aktivitas ekonomi lokal, termasuk akses tenaga kerja, distribusi aktivitas perdagangan, serta konektivitas antarkota di koridor Pantura.
KAI Daop 4 Semarang terus melakukan penguatan layanan melalui optimalisasi operasional perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas stasiun, serta penguatan sistem informasi pelanggan untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lebih andal dan mudah diakses.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama. KAI Daop 4 Semarang akan terus menjaga konsistensi layanan serta meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh stasiun, termasuk Stasiun Tegal,” tutup Luqman.
Radio Sebayu