
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal resmi melantik jajaran Pengurus Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba tingkat Cabang Kota Tegal Masa Bakti 2026-2031, di Pendopo Ki Gede Sebayu, Jum’at (12/06/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban nyata di tengah kondisi penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja Kota Tegal yang kian memprihatinkan.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwarcab Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M. Agenda ini sekaligus menandai lahirnya Saka Anti Narkoba ke-8 di jajaran Kwarcab Kota Tegal, serta menjadi yang ke-5 terbentuk di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi dari kesepakatan bersama (MoU) yang telah terjalin antara BNN RI dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., menegaskan bahwa kehadiran Saka Anti Narkoba merupakan komitmen konkret Pramuka dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika yang kini kian meluas hingga ke pelosok desa.
“Tugas besar telah menanti di pundak Kakak-kakak sekalian. Pahami bahwa Saka ini bukan sekadar wadah struktural atau formalitas organisasi, melainkan sebuah gerakan aksi nyata,” ujar Agus Dwi.
Semangat pelantikan ini selaras dengan program BNN RI pada HANI 2026, yaitu “Aksi Nasional Anti-Narkoba Dimulai Dari Anak” (ANANDA) menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Kwarcab Kota Tegal berkomitmen penuh untuk menggaungkan kampanye ini di setiap aktivitas kepramukaan.
”Melalui Saka baru ini, mari kita buktikan bahwa Pramuka adalah generasi emas yang tangguh, sehat, produktif, dan bahagia tanpa jeratan narkoba. Mari kita gelorakan semangat War on Drugs for Humanity dan tagar #Hidup100Persen!” pungkas Ketua Kwarcab.
Dikesempatan yang sama, Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto, S.Pd.I., M.H., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., atas dukungan penuhnya sehingga wadah kaderisasi ini dapat resmi berdiri.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kakak Ketua Kwarcab Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., yang telah memberikan ruang, dukungan, dan komitmen luar biasa bagi terbentuknya Saka ini. Sinergi ini adalah fondasi penting untuk menyelamatkan masa depan generasi muda kita,” ujar Kunarto.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pengurus Saka Anti Narkoba yang baru saja dilantik, baik yang berasal dari jajaran Kwarcab maupun dari internal BNN. “Apresiasi tinggi saya berikan kepada Kakak-kakak sekalian yang siap mengabdi. Kolaborasi antara unsur Pramuka dan jajaran BNN dalam kepengurusan ini akan menjadi motor penggerak utama di lapangan,” tambahnya.
Pembentukan Saka Anti Narkoba ini didorong oleh data riil yang menunjukkan bahwa ancaman zat adiktif telah merambah ke institusi pendidikan di Kota Tegal. Berdasarkan data Sistem Informasi Laboratorium (SIL), pada periode Oktober hingga Desember 2025 saja, tercatat ada 105 pelajar yang teridentifikasi pernah mengonsumsi narkotika. Sementara pada periode Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 25 pelajar yang masuk dalam basis data yang sama.
Kondisi ini diperkuat oleh data klinis sepanjang tahun 2025, di mana dari total 31 klien yang menjalani rawat jalan di BNN Kota Tegal, sebanyak 48,8 persen di antaranya berstatus sebagai pelajar. Bahkan, sepanjang kurun waktu 2025 hingga 2026, tercatat sudah ada 6 orang pelajar yang kondisinya cukup berat sehingga harus dirujuk ke RSUD Kardinah untuk mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi lebih lanjut.
“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan alarm keras bagi kita semua. Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja di Kota Tegal sudah menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara biasa,” tegas Kunarto dengan nada serius.
Menjawab tantangan tersebut, BNN Kota Tegal dan Kwarcab Kota Tegal meluncurkan inovasi berbasis digital yang diberi nama PROPAM TEGAL LAKA-LAKA (Inovasi Program Pramuka Tegal Laka-Laka). Program ini dirancang sebagai wadah gerakan Pramuka Digital di Kota Tegal untuk memaksimalkan efektivitas penyebaran konten edukatif dan pengawasan.
Melalui perpaduan struktur Pramuka yang solid, dukungan teknologi digital, serta semangat kolaborasi lintas instansi, Saka Anti Narkoba Kota Tegal diharapkan mampu menjadi benteng kokoh dalam mewujudkan Kota Tegal yang “Bersinar” (Bersih Narkoba).
Radio Sebayu