
YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Tegal menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program strategis nasional serta memperkuat tata kelola keuangan daerah. Hal ini terlihat dari kehadiran jajaran pimpinan tertinggi Pemkot Tegal dalam rangkaian acara pengarahan bersama jajaran menteri dan forum diskusi nasional yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, memimpin langsung jalannya agenda penting ini didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono. Kehadiran mereka berfokus pada penguatan ekonomi daerah melalui forum Kemendagri Regional Financial Discussion yang mengusung tema besar “Pengelolaan Keuangan Daerah dan Creative Financing” di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel.
Forum strategis ini menghadirkan jajaran narasumber tingkat nasional, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti, serta Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah A. Fatoni.
Melalui diskusi ini, Wali Kota Tegal bersama para kepala daerah lainnya digandeng untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah serta mencari inovasi pembiayaan kreatif (creative financing) demi keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan ekonomi global.
Di saat yang bersamaan, koordinasi tingkat tinggi juga dilakukan Pemkot Tegal terkait stabilitas wilayah. Bertempat di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, hadir mewakili Pemkot Tegal dalam agenda Silaturahmi dan Arahan dari jajaran menteri kabinet.
Hadir memberikan arahan langsung dalam forum tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan betapa krusialnya posisi wilayah Jawa dan Bali yang menjadi rumah bagi hampir 60 persen penduduk Indonesia.
“Sehingga menjadi sangat penting sekali untuk persatuan kesatuan bangsa dan kedaulatan negara,” tegas Tito di hadapan para kepala daerah dan Forkopimda.
Mendagri mengingatkan bahwa pembangunan yang dicanangkan pemerintah hanya bisa berjalan optimal jika situasi di daerah—termasuk Kota Tegal—tetap aman, tertib, dan kondusif. Stabilitas politik dan keamanan menjadi kunci utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh unsur pimpinan daerah.
Rangkaian acara di Yogyakarta ini ditutup dengan Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, di mana perwakilan Pemerintah Kota Tegal dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tegal untuk memperkuat jejaring antar-pemerintah daerah se-Jawa dan Bali.
Dengan partisipasi aktif dalam kedua forum besar ini, Wali Kota Tegal beserta jajaran siap membawa pulang strategi baru dalam mengelola keuangan kota sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan harmonis demi kesejahteraan masyarakat Kota Tegal.
Radio Sebayu