
TEGAL – Pemerintah Kota Tegal resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 176 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal. Prosesi sakral ini berlangsung di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, pada Rabu (3/6/2026).
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Didominasi Tenaga Pendidik dan Kesehatan
Dari total 176 ASN yang dilantik, sektor pendidikan mendapatkan porsi terbesar. Sebanyak 170 orang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru.
Sementara itu, formasi lainnya diisi oleh lima pejabat fungsional di sektor kesehatan yang terdiri dari empat Administrator Kesehatan dan satu Apoteker. Selain itu, dilakukan juga satu pengukuhan Jabatan Administrator pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menjelaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan jabatan ini didasarkan pada tiga hal utama: perubahan regulasi organisasi perangkat daerah, rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta kebutuhan mendesak penguatan sektor pendidikan melalui PPPK Guru.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Dedy Yon dalam sambutannya.
Di hadapan ratusan pegawai baru, Dedy Yon mengingatkan dengan tegas bahwa sumpah jabatan yang diucapkan memiliki tanggung jawab besar di mata masyarakat dan Tuhan. Ia meminta para ASN baru tidak terlena dengan euforia pelantikan.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan komitmen, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah,” tegasnya.
Ia berharap para pejabat fungsional dan guru yang baru dilantik bisa langsung “tancap gas”, segera menyesuaikan diri dengan tugas baru mereka, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa menunda-nunda.
Melalui penambahan amunisi baru di tubuh birokrasi ini, Pemerintah Kota Tegal menargetkan adanya peningkatan signifikan pada kinerja birokrasi dan percepatan terwujudnya visi Kota Tegal yang berdikari, sejahtera, serta menjadi kota idaman.
Radio Sebayu