
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tegal menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat dalam giat Kunjungan Kerja Optimalisasi Transformasi Digital melalui Smart City dan Satu Data Daerah // Giat digelar di Command Room Kantor Diskominfo Kota Tegal pada Rabu (29/4/2026).
Kepala Diskominfo Kota Tegal, Dorres Indrian Nugroho berdiskusi hangat dengan rombongan yang diketuai Sidik Jafar, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Jabar, terkait isu-isu terkini terkait, kendala-kendala yang dihadapi terkait digitalisasi, ancaman serangan hacker, serta inovasi digital.
Komisi I DPRD Kab. Sumedang menanyakan tentang hal-hal terkait dengan program Smart City yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Kota Tegal, aplikasi digital yang digunakan oleh OPD-OPD, jaringan FO (Fiber Optik) untuk koneksi internet, sampai dengan bagaimana kiat mengajak masyarakat agar mau berliterasi digital.
“Kita sudah melaksanakan program Smart City sejak tahun 2022 yang termaktub dalam visi dan misi Kepala Daerah, serta sudah dilakukan evaluasi sebanyak dua kali di tahun yang sama, semester kedua, Juli dan Desember, ” ungkap Dorres.
Kadiskominfo Kota Tegal juga memaparkan bahwa Smart City masih terus berproses mengikuti dinamika yang tetap berjalan, sebagai contoh adalah SPBE ( Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), dimana Kota Tegal akan segera beralih menggunakan Pemdi (Pemerintahan Digital). Untuk program SPBE telah disiapkan tools, device dan SDM, sedangkan untuk program Pemdi nanti, Diskominfo Kota Tegal harus siap pada ekosistemnya.
Di saat yang sama, Dorres juga menyampaikan tentang meningkatnya jangkauan layanan Wifi Publik menjadi 114 titik yang tersebar di wilayah Kota Tegal dan telah dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Tegal secara gratis dan aman. Beberapa ibu rumah tangga bahkan memanfaatkan layanan wifi publik tersebut untuk kegiatan produktif seperti berjualan online di media sosial.
Ditambahkan Dorres bahwa Diskominfo Kota Tegal berkomitmen bahwa penanganan gangguan internet maupun aplikasi, semisal terdapat peretasan, akan dilakukan dalam hitungan jam, bukan hari. Hal itu telah dilakukan, sampai dengan insiden peretasan yang menimpa aplikasi online salah satu OPD beberapa waktu lalu.
Sementara, hal menarik mengemuka dalam giat tersebut yaitu terobosan baru bernama E-Kupon atau Kupon Elektronik. Inovasi itu muncul hasil dari evaluasi pasca pelaksanaan giat Jalan Sehat Hari Jadi Kota Tegal ke-446 yang mendapat respon antusias dari ribuan warga, baik Kota Tegal maupun luar kota.
Turut menambahkan, Kepala Bidang E-Goverment Diskominfo Kota Tegal, Adhi Kurniawan menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi digital yang telah dilakukan harus mampu memberi kepuasan kepada masyarakat terkait layanan publik yang diberikan. Sebagai contoh adalah tanda tangan elektronik.
“Semua OPD sudah menggunakan tanda tangan elektronik untuk surat menyurat, terutama terkait dengan barang dan jasa,” ungkap Adhi.
Sementara, Kepala Bidang Infrastruktur dan Persandian Diskominfo Kota Tegal, Eva Paulina menyampaikan hal terkait dengan tingginya tingkat keamanan jaringan internet Pemerintah Kota Tegal berkat penggunaan jaringan Fiber Optik yang semuanya dilakukan oleh Diskominfo Kota Tegal. Hal tersebut membuat jaringan internet aman dari peretasan serta memiliki kemampuan memblokir konten-konten berbahaya seperti pornografi dan judi online.
Radio Sebayu