
Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional PAUD Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan kunjungan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sakila Kerti Tegal sejak Minggu-Selasa (26-28 April 2026).
Kunjungan tersebut untuk melakukan penilaian akreditasi PKBM dalam rangka peningkatan mutu pendidikan untuk masyarakat.
Tim yang terdiri dari dua asesor ini melakukan visitasi dan proses akreditasi dengan bertemu langsung para peserta didik, tenaga pendidik dan pengelola PKBM Sakila Kerti.
Imam Faizin, MSi.,MPd.,MM selaku Asesor mengatakan, sebagai asesor memiliki tugas visitasi dan akreditasi di PKBM Sakila Kerti Tegal yang memiliki layanan pendidikan non formal Kejar Paket A, B dan C sehingga penilaian dilaksanakan secara bertahap selama 3 hari.
Visitasi dan akreditasi ini dijelaskan Imam Faizin adalah upaya untuk penjaminan mutu pendidikan. Dengan adanya upaya tersebut, memastikan PKBM Sakila Kerti memiliki layanan uang sudah sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Akreditasi juga sebagai pengakuan resmi dan kredibel, sehingga akan lebih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Masyarakat menjadi lebih yakin untuk mengikuti program-program belajar yang ada di PKBM Sakila Kerti Tegal,” ucapnya.
Selain itu, proses akreditasi juga sebagai bahan evaluasi manakala dijumpai kekurangan untuk bisa dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas mutu dan layanan pendidikannya.
Untuk kriteria penilaian proses akreditasi diantaranya mulai dari tenaga pendidikan atau tutor yang memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik, kepala satuan pendidikan terkait pengelolaannya, iklim lingkungan belajar dan dari sisi output atau lulusannya.
“Akreditasi ini dilaksanakan setiap 5 tahun sekali, dan nanti akan dinilai kembali pada 5 tahun mendatang,” kata Imam Faizin.
Kepala Bidang P2PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Drs. Trismanto mengatakan, dengan adanya akreditasi harapannya pemetaan mutu pendidikan non formal khususnya di PKBM bisa terpantau, dan mutu layanan pendidikan bisa terus meningkat.
“Seperti di PKBM Sakila Kerti harapannya akreditasinya bisa meningkat, atau minimal sama dengan tahun sebelumnya,” kata Trismanto.
Dengan mutu pendidikan yang baik, maka baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, dan mampu mewujudkan masyarakat terdidik, serta berkarakter.
Selalu Pengelola PKBM Sakila Kerti Tegal Sismiyati, SSi, M.MPd mengatakan, selama tiga hari layanan pendidikan di PKBM Sakila Kerti dinilai secara bertahap, seperti di hari pertama untuk visitasi dan akreditasi Kejar Paket A, hari kedua untuk Kejar Paket B dan hari ketiga untuk Kejar Paket C.
Dengan kunjungan ini juga mewujudkan PKBM Sakila Kerti Tegal yang tertib administrasi, tertib data dan dokumen, serta mutu-mutu layanan pendidikan dari tingkat tutor, pengelolaan PKBM dan lulusannya.
“Tim asesor juga tentunya memiliki data-data yang perlu digali dalam rangka untuk peningkatan mutu pendidikan di PKBM Sakila Kerti,” kata Sismiyati.
Pihaknya berharap, PKBM Sakila Kerti Tegal semakin bermutu, berkualitas dan menjadi kepercayaan masyarakat.
Radio Sebayu