
Masih dalam serangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-446, Pemerintah Kota Tegal menggelar Pagelaran Seni dan Budaya yang berpusat di Jalan Pancasila pada Jumat malam (17/4/2026). Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi ribuan warga yang memadati lokasi, namun juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kota Tegal serta sarana memperkuat nilai-nilai kebudayaan di tengah masyarakat.
Kemeriahan malam tersebut dibuka dengan penampilan memukau dari grup angklung lokal kebanggaan Tegal, Laras Sworo. Harmoni musik bambu yang dibawakan mengiringi pembukaan acara dan berhasil menarik perhatian ribuan pasang mata yang hadir.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono para Staf Ahli, Asisten Sekda, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Camat dan Lurah se-Kota Tegal, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon serta segenap ASN beserta keluarga dan juga tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menekankan bahwa sejarah panjang Tegal telah membentuk mentalitas masyarakat yang kokoh. Beliau mengajak agar warisan semangat juang tersebut terus diimplementasikan dalam pembangunan kota di masa kini.
“Sejak dahulu, Tegal dikenal sebagai kota pelabuhan yang tangguh dan berdaya juang tinggi. Semangat itu harus terus kita jaga dan kita wariskan. Dengan semangat Tegal Tangguh Pantang Ngangluh, kita yakin mampu menghadapi tantangan zaman.” Tegas Dedy Yon.
Lebih lanjut, Wali Kota menjabarkan visi strategis mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai budaya dalam setiap aspek pembangunan daerah. Menurut beliau, kemajuan ekonomi dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter masyarakat yang berbasis pada akar budaya lokal.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai pondasi pembangunan. Dengan budaya, kita dapat membangun masyarakat yang berdaya saing sekaligus berkepribadian. Kota Tegal harus menjadi kota yang maju secara ekonomi, sejahtera secara sosial, dan kaya secara budaya. Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama.” Tambah beliau.
Meskipun acara berlangsung hingga larut malam, ribuan warga yang memadati kawasan Jalan Pancasila terpantau tetap bertahan dengan antusiasme tinggi. Penonton tampak sangat menikmati jalannya pagelaran yang dimeriahkan oleh Dalang Ki Haryo Enthus Susmono, serta kehadiran tokoh komedi legendaris Abah Kirun, Cak Percil CS, dan Sinden Ciblek.
Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian pagelaran berlangsung dengan tertib dan penuh sukacita, menjadi penanda semangat baru bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi demi mewujudkan Kota Tegal yang lebih maju dan sejahtera di masa mendatang.
Radio Sebayu