Radio Sebayu

Wali Kota Tegal Hadiri Halal Bihalal PGSI, Ajak Guru Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri Halal Bihalal Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Tegal, di Gedung Adipura Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (15/4/2026).

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan menghadirkan pembicara H Ikmal Jaya, SE,Ak.

Ketua PGSI Kota Tegal Krisdiyanto mengatakan, halal bihalal menjadi agenda tahunan pasca Ramadan yang digelar PGSI Kota Tegal. Selain sebagai momentum untuk saling bermaaf-maafan juga untuk semakin memperkuat silaturahmi sesama guru.

Ia menegaskan bahwa PGSI bukanlah wadah guru swasta saja, tetapi seluruh guru baik guru di sekolah swasta maupun guru di sekolah negeri.

“Banyak yang menganggap bahwa PGSI merupakan wadah guru swasta, padahal huruf S yang ada singkatan merupakan kepanjangan seluruh. Jadi PGSI adalah wadah seluruh guru,” jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal dan DPRD Kota Tegal yang selalu merespon aspirasi para guru khususnya guru swasta.

Dalam sambutannya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah, mempererat kebersamaan, serta membangun semangat baru dalam menjalankan tugas dan pengabdian sebagai pendidik.

Sebagai tradisi luhur bangsa Indonesia, halal bihalal yang sarat dengan nilai-nilai kebersamaan, menjadi kesempatan untuk saling memaafkan, dan mempererat tali persaudaraan.

Dalam konteks dunia pendidikan, nilai-nilai tersebut sangat penting untuk terus dijaga dan ditanamkan, baik kepada sesama guru, peserta didik, maupun masyarakat luas.

Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan bagi generasi penerus. di tangan para gurulah masa depan bangsa ini dibentuk, diarahkan, dan ditentukan.

Oleh karena itu, Dedy Yon mengajak seluruh guru di Kota Tegal dapat semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Mari kita jadikan semangat idul fitri sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas,” ajak Dedy Yon.

Pihaknya menyadari bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks, terutama di era digital seperti saat ini. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Wali Kota juga meminta seluruh guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.

Dedy Yon berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan makna dan dampak positif bagi kita semua, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tegal.

Scroll to Top