
Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Tegal memiliki gedung baru bagi siswa-siswinya. Peresmian gedung baru yang berlokasi di jalan Nakula Utara ini dimeriahkan dengan gelar Gema Karya Inklusif yang menampilkan bakat-bakat siswa-siswi di halaman SLB Negeri Kota Tegal, Rabu (11/2/2026).
Secara simbolis Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah meresmikan gedung baru SLB Negeri Kota Tegal.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar SLB Negeri Kota Tegal yang selama lebih dari empat dekade telah berkomitmen mendampingi, membimbing, dan memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus dengan penuh ketulusan, kesabaran, dan dedikasi.
Menurutnya, peresmian gedung baru ini bukan sekadar penambahan sarana fisik, tetapi merupakan simbol komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Pemerintah Kota Tegal meyakini bahwa pendidikan inklusif adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan. Di mana setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
Wakil Wali Kota Tegal juga menyambut baik pelaksanaan gelar karya dan penampilan siswa, yang menjadi ajang untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan karya luar biasa dari anak-anak.
“Kegiatan ini tidak hanya membangun kepercayaan diri siswa, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi,” ucapnya.
Pihaknya berharap SLB Negeri Kota Tegal terus berinovasi, memperkuat jejaring kemitraan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif. Pemerintah Kota Tegal akan terus mendukung upaya-upaya tersebut sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kota Tegal yang ramah, inklusif, dan berkeadilan sosial.
“Kepada seluruh jajaran SLB Negeri Kota Tegal, para pendidik, tenaga kependidikan, serta orang tua, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, menginspirasi, dan menjadi penguat langkah kita dalam membangun pendidikan inklusif yang bermutu,” pungkasnya.
Radio Sebayu