
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal menuju daerah berbasis digital semakin nyata. Hal ini ditandai dengan agenda “Gemar QRIS” (Gerakan Masyarakat Bayar Pakai QRIS) sekaligus peluncuran aplikasi SAPADAku REBORN (SPPT Digital), yang dirangkai dengan Gebyar Hadiah PBB-P2 dan PKB yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Selasa, (16/12/25), dihadiri oleh peserta dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan, serta perwakilan aktif dari unsur masyarakat.
Teguh Triyono selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal yang hadir dalam acara tersebut menegaskan komitmen penuh Bank Indonesia untuk mendukung pencapaian dan pemeliharaan sistem pembayaran bank di Indonesia. Termasuk digitalisasi daerah melalui penciptaan ekosistem, sistem pembayaran yang mendukung integrasi dan peningkatan perekonomian menuju keuangan digital nasional.
“Pemerintah daerah yang sukses atau berhasil melakukan digitalisasi akan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah, mampu mengelola pengeluaran ataupun dukungan terhadap pembangunan daerah semakin cepat, sehingga perekonomian akan tumbuh semakin bagus, dan masyarakat juga akan menerima manfaat dari layanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.” Ujar Teguh.
Selain itu ia juga melaporkan prestasi Kota Tegal dalam upaya digitalisasi, tercatat Pengelolaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tegal pada semester I masih bertahan dan menjadi kota digital dengan skor 96,5%. Salah satu indikator keberhasilan ini terlihat dari transaksi QRIS di Tegal yang mencapai hampir 16 juta transaksi dengan nilai kurang lebih Rp1,5 triliun hingga Oktober lalu.
“Mudah-mudahan di semester II senantiasa bisa kita pertahankan atau syukur-syukur kita tingkatkan, sehingga di periode berikutnya kita bisa menjadi salah satu daerah yang berprestasi dalam championship TP2DD secara nasional.” Harap Teguh.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono yang langsung meresmikan SAPADAku REBORN didampingi Wakil Wali Kota, Sekertaris Daerah, Ketua Komisi 3 DPRD, Kepala BAKEUDA Kota Tegal dan tamu undangan lainnya, dalam pidato peresmiannya menyampaikan harapan besar. Beliau berharap, momentum pencanangan “Gemar QRIS” dan launching SPPT Digital ini dapat menjadi tolak ukur perubahan perilaku masyarakat menuju budaya digital yang positif dan produktif.
“Mari kita manfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat, digitalisasi adalah kunci untuk Tegal yang lebih maju dan melayani.” Tegas Wali Kota.
Program “Gemar QRIS” bertujuan mempermudah masyarakat membayar berbagai jenis pajak daerah menggunakan kode QR, menjamin transaksi yang cepat, mudah, dan aman. Sementara itu, Aplikasi SAPADAku REBORN hadir sebagai versi terbaru layanan SPPT Digital yang lebih ramah pengguna (user-friendly). Aplikasi ini memungkinkan wajib pajak PBB-P2 mengakses, mengunduh, dan membayar SPPT secara digital, serta memeriksa riwayat pembayaran.
Acara diakhiri dengan pengundian Gebyar Hadiah PBB-P2 dan PKB sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang patuh.
Radio Sebayu