Radio Sebayu

Ganjar Pranowo : LPPL Harus Relevan, Inovatif dan Tidak Boleh Dimatikan

Ketua Umum Pesatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (PERSADA ID), Ganjar Pranowo mengajak LPPL agar menjadi relevan dan dekat dengan pendengar serta harus masuk ke dunia digital agar tetap bertahan di era perkembangan teknologi yang pesat.

Hal tersebut disampaikan saat Malam Anugerah 5TH INDONESIAPERSADA.ID AWARD 2025, di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, Rabu (26/11/2025) yang malam itu disetting seperti studio untuk siaran.

Di hadapan Bupati dan Waki Bupatu Purworejo, para pimpinan LPPL, insan media, dan seluruh tamu undangan yang hadir, Ganjar mengatakan bahwa di Indonesia sendiri, banyak radio daerah yang dulu berjaya kini mati pelan-pelan. Radio yang pernah menjadi legenda daerah yang menghidupkan musik lokal, drama radio, berita kampung, sekarang tinggal kenangan.

Sehingga diharapkan inovasi-inovasi nyata segera dilakukan agar kepercayaan publik kembali terbangun terhadap radio khususnya LPPL.

“Buatlah inovasi seperti membuat video pendek. Live streaming kegiatan warga. Podcast tokoh desa. Konser mini di studio. Jurnalisme warga lewat WhatsApp dan media sosial,” lanjut Ganjar.

Selain itu tidak dipungkiri fakta bahwa hari ini, anak muda menghabiskan rata-rata 3–4 jam di platform video. Jika LPPL tidak hadir di sana, maka akan hilang dari peta perhatian publik.

Ganjar berpesan LPPL harus menjadi media yang jujur, berimbang, dan tidak melulu bicara seremonial pemerintah daerah. Masyarakat ingin media yang menyuarakan kebutuhan mereka, bukan hanya membacakan sambutan pejabat.

Selain itu Ganjar mengajak semua Kepala Daerah, untuk menyalakan kembali obor penyiaran publik lokal, dengan memberi dukungan, modernisasi, dan ruang untuk tumbuh.

Diakhir sambutannya Ganjar dengan tegas menyatakan bahwa LPPL harus tetap ada dan tidak boleh dimatikan.

“LPPL tidak boleh dimatikan. Yang harus dimatikan adalah cara mengelolanya yang kuno,” pungkas Ganjar.

Scroll to Top