Radio Sebayu

Siswa-siswi SMP Negeri 14 Kota Tegal Antusias Dikunjungi Tim Pendidikan Anti Korupsi

Setelah mengunjungi SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 9, Tim Pendidikan Anti Korupsi Kota Tegal kembali mengunjungi siswa-siswi di SMP Negeri 14 Kota Tegal, Senin pagi (17/11/2025).

Kunjungan tersebut disambut antusias siswa-siswi dari kelas VII, VIII dan kelas IX serta guru-guru pengajar SMP Negeri 14 Kota Tegal.

Plt Kepala SMP Negeri 14 Kota Tegal Dra Riez Murdiani, MSi menyambut baik kunjungan Tim Pendidikan Anti Korupsi Kota Tegal, baik dari Inspektorat Kota Tegal, Polres Tegal Kota maupun dari Diskominfo Kota Tegal.

Edukasi dan sosialisasi yang diberikan kepada para pelajar tentunya memberikan manfaat banyak dan lebih mendalam tentang anti korupsi dan perilaku-perilaku yang bisa menjurus pada tindakan korupsi.

“Karena selain mereka bisa mendapatkan materi secara langsung dari narasumber yang berkompeten, mereka juga bisa menanyakan hal-hal yang belum mereka ketahui seperti sanksi bagi koruptor dan hal-hal kecil yang bisa menjadi cikal bakal perilaku korupsi,” ucapnya.

Pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih, kepada Tim Pendidikan Anti Korupsi dan berharap kegiatan semacam itu bisa berlanjut secara rutin untuk membekali siswa-siswi.

Setiyo Wibowo selaku Auditor Madya Inspektorat Kota Tegal mengatakan, kegiatan Tim Pendidikan Anti Korupsi ini akan berkunjung ke SMP-SMP di Kota Tegal. Halnini untuk membentuk karakter anti korupsi sejak dini bagi para pelajar khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sosialisasi dan edukasi anti korupsi ini untuk mencegah tindakan buruk yang kerap dilakukan siswa-siswi, seperti membolos, mengambil alat tulis temannya, tidak jujur di kantin sekolah. Jika dibiarkan, kelak ketika sudah bekerja akan menjadi cikal bakal tindakan buruk lainnya, salah satunya korupsi.

Aipda Hary dari Sat Binmas Polres Tegal Kota selaku pemateri menjelaskan, korupsi merupakan penyalahgunaan wewenang, kekuasaan atau jabatan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok. Contohnya seperti penyuapan demi melancarkan kepentingannya, menggelapkan uang, mark up anggaran dan sejenisnya.

Di kalangan pelajar tindakan korupsi yang jarang disadari oleh siswa-siswi adalah seperti mencontek, membolos, mengambil alat tulis temannya ataupun tidak jujur saat di kantin.

Jika tindakan tersebut dibiasakan maka akan membentuk karakter pelajar yang buruk hingga nanti bagi masa depannya.

Oleh karena itu pendidikan anti korupsi sangat penting diberikan kepada para pelajar, agar dapat membentuk pribadi pelajar yang berkarakter.

“Perilaku buruk yang pada akhirnya menjadi kebiasaan seperti mengambil alat tulis temannya, mencontek, tidak jujur saat dikantin bisa menjadi pemicu tindakan korupsi karena suka bertindak mencuri,” tuturnya.

Antusias siswa-siswi atas kunjungan Tim Pendidikan Anti Korupsi Kota Tegal ditunjukkan dengan respon siswa-siswi yang menjawab pertanyaan narasumber maupun bertanya secara langsung.

Scroll to Top