Radio Sebayu

Sikat Korupsi Sejak Dini! Inspektorat Kota Tegal Jemput Bola Tanamkan 9 Nilai Integritas di SMPN 9

Inspektorat Kota Tegal kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan berintegritas. Melalui agenda Pendidikan Anti Korupsi (PAK), Inspektorat menyasar para pelajar sebagai agen perubahan masa depan, dengan fokus kegiatan kali ini di SMP Negeri 9 Kota Tegal, Jum’at (14/11).

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang mendalam untuk menanamkan sembilan nilai integritas yang menjadi fondasi perilaku anti korupsi, yaitu: Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani, dan Adil.

Irban Wilayah 4 Inspektorat Kota Tegal, Siti Cahyani menegaskan bahwa nilai-nilai anti korupsi juga relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa dan dinilai krusial untuk menciptakan budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan.

“Kami hadir di sekolah bukan hanya untuk mengawasi, tetapi untuk mendidik. Generasi muda harus dibekali pengetahuan bahwa korupsi merusak masa depan bangsa. Komitmen kami adalah menjadikan SMPN 9, dan seluruh sekolah di Tegal, sebagai zona berintegritas,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut tidak hanya melibatkan tim dari Inspektorat, namun juga dihadiri oleh Polres Tegal Kota yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Hary. Sinergi antara lembaga pengawasan dan penegak hukum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya dan dampak negatif dari korupsi sejak dini.

“Acara ini sangat bagus, karena pendidikan anti korupsi adalah investasi jangka panjang. Anak-anak kita adalah calon pemimpin bangsa, dan pondasi moral harus dibangun kuat. Korupsi No, Prestasi Yes !”. Tegas Hary.

Dikatakan Guru Bahasa Indonesia SMPN 9, Rizqon, para siswa sangat antusias mengikuti sesi eduksi tersebut, menunjukkan kesadaran yang tinggi terhadap isu integritas. Ia juga berterimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal karena telah mengadakan Pendidikan Anti Korupsi.

“Korupsi itu bukan cuma tentang uang miliaran. Korupsi dimulai dari hal kecil seperti mencontek saat ujian ini adalah tidak Jujur, terlambat masuk sekolah adalah tidak disiplin dan lain sebagainya, jadi acara ini yang pasti akan menjadi bekal moral yang kuat di masa depan.” Tambah Rizqon.

Mewakili Kepala Sekolah ia juga menegaskan bahwa SMPN 9 sangat konsen terhadap tindakan anti korupsi, bukan hanya pada siswa, tetapi termasuk juga pada pendidik dan yang lainnya.

Scroll to Top