
Pemerintah Kota Tegal kembali menghadirkan inovasi demi menjawab kebutuhan masyarakat akan pangan yang terjangkau. Bertempat di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Komplek Balai Kota Tegal, Wakil Wali Kota Tegal, Hj. Tazkiyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes., secara resmi meluncurkan mobil pangan murah keliling bertajuk “Punk Muter” (Pangan Murah Terjangkau), Jumat (19/09).
Launching ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Bimala, para Kepala OPD, camat, serta lurah se-Kota Tegal.
Peluncuran mobil Punk Muter ditandai dengan pemecahan kendi oleh Wakil Wali Kota Tegal. Pemecahan kendi bukan sekadar seremoni simbolik, melainkan sarat akan makna filosofi dalam budaya Jawa. Dalam konteks ini, pemecahan kendi menjadi simbol dibukanya akses pangan murah untuk masyarakat Kota Tegal secara merata.
Mobil Punk Muter akan berkeliling di empat kecamatan di Kota Tegal, menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula, cabai, telur, ayam, bawang merah, dan bawang putih.
Setiap paket sembako dijual seharga Rp78.000 dan terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Komoditas lainnya dijual secara terpisah namun tetap dengan harga yang ramah di kantong.
“Kehadiran Punk Muter diharapkan bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi,” ujar Wakil Wali Kota dalam sambutannya.
Selain peluncuran mobil Punk Muter, Pemerintah Kota Tegal juga secara rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di empat kecamatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Usai acara launching, Wakil Wali Kota Tegal menyempatkan diri mengunjungi stand-stand GPM untuk meninjau harga pangan secara langsung serta membeli produk dari pelaku UMKM lokal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal yang juga dilangsungkan di Pendopo Ki Gede Sebayu.
Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Pemerintah Kota Tegal menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan, menekan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Radio Sebayu