
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menggelar apel peringatan HUT ke-80 di Lapangan Kecamatan Tegal Selatan, dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., serta dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua PMI Jawa Tengah, Sekretaris Daerah yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., dan ratusan relawan serta pelajar yang menjadi peserta upacara, Rabu, (17/09/2025).
Peringatan HUT tahun ini mengusung tema “Tebar Kebaikan”, yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari malam tasyakuran, renungan, hingga jalan sehat yang rencananya akan dilaksanakan pada Minggu, 21/09/2025. Ketua PMI Kota Tegal menyebut, tema tersebut menjadi ajakan untuk meneguhkan semangat kemanusiaan sekaligus menyebarkan pesan damai kepada masyarakat.
“Kegiatan ini mengacu pada Surat PMI Pusat Nomor 398/UMAS/VIII/2025 dan Keputusan Pengurus PMI Kota Tegal Nomor 015/BMI-Kota/VIII/2025, dengan tujuan untuk meneguhkan mandat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 dan juga menyerukan pesan-pesan damai melalui langkah kebaikan.” Jelas Agus dalam laporannya.
Dalam amanatnya, Wali Kota Tegal menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif melalui media sosial dan kampanye digital untuk menyebarluaskan pesan kemanusiaan, berkaitan dengan harapan PMI Kota Tegal yang dapat menjadi model nasional dalam hal inovasi kemanusiaan. Dirinya juga memberikan apresiasi kepada para pendonor darah sukarela yang telah rutin menyumbangkan darah hingga puluhan bahkan ratusan kali.
“PMI Kota Tegal kini juga menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat, mulai dari lansia hingga anak-anak. Pemeriksaan ini juga dibarengi dengan tes golongan darah yang nantinya akan dicantumkan dalam dokumen resmi seperti KTP dan SIM, sebagai langkah antisipatif dalam situasi darurat, jika terjadi kecelakaan maka identitas dengan data golongan darah dapat langsung membantu proses penanganan medis secara cepat.” Jelas Wali Kota.
Di kesempatan yang sama diserahkan pula penghargaan kepada sekolah-sekolah yang aktif mendukung kegiatan donor darah, seperti SMA Negeri 3 Kota Tegal, SMK Ihsaniyah, dan MAN Kota Tegal. Selain itu, pemenang lomba konten kreator PMR Madya dan Wira pun turut diumumkan. Karya mereka dinilai mampu menginspirasi gerakan kemanusiaan di era digital.
Stok darah di Kota Tegal saat ini masih tercatat tercukupi dengan rata-rata 1.000–1.200 kantong darah per bulan, atau sekitar 14.000–18.000 kantong per tahun. Golongan darah yang paling banyak dibutuhkan adalah A, B, dan O, sedangkan AB termasuk yang jarang namun krusial.
Radio Sebayu