
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, UPTD Klinik Paru Masyarakat Kota Tegal (BP4) menggelar kegiatan senam kebugaran massal dan pemeriksaan fungsi paru-paru gratis bagi masyarakat Kota Tegal. Acara berlangsung di depan Balai Kota Tegal pada Sabtu (23/08/2025) dan diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan.
Selain itu acara juga dimeriahkan dengan talkshow edukatif yang menghadirkan dua narasumber dokter spesialis paru, yaitu dr. Maya Anggraeny, Sp.P dan dr. Fullarini S. K. L., Sp.P. Dalam paparannya, kedua dokter menjelaskan secara komprehensif mengenai berbagai penyakit paru kronis, di antaranya penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) akibat merokok, asma, tuberkulosis (TBC), serta penyakit paru lainnya yang sering dijumpai di masyarakat. Keduanya menekankan pentingnya pencegahan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, menjauhi rokok, menjaga lingkungan tetap bersih, serta rutin melakukan olahraga.
Pemeriksaan kesehatan dimulai dengan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah. Selanjutnya, warga langsung diarahkan untuk mengikuti pemeriksaan fungsi paru-paru menggunakan alat spirometri. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi dini adanya gangguan fungsi paru, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat merokok, asma, atau penyakit pernapasan lainnya.
dr. Wiwit Prastuti, selaku penanggung jawab acara mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BP4 terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit paru kronis yang saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia.
“Untuk saat ini, kondisi paru-paru masyarakat Kota Tegal tergolong cukup masih sehat, namun agar nantinya tidak terjadi penyakit paru yang kronis akibat pola hidup yang tidak sehat, biasanya karena merokok atau kurang olahraga, jadi harus diantisipasi dan terus disosialisasikan bagaimana cara menjaga paru agar bisa tetap sehat.”
Selain itu, dirinya juga menegaskan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di dunia untuk penyakit TBC, setelah India. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah, dan masyarakat diimbau untuk waspada serta segera memeriksakan kesehatan paru-paru apabila mengalami gejala seperti batuk, demam, atau sesak napas.
“Mari kita bersama menjaga kesehatan, terutama paru-paru. Karena paru-paru amat sangat penting untuk kelangsungan kesehatan kita. Kemudian lingkungan, bagaimana caranya biar tetap segar, diberi pohon-pohon, biar lebih banyak oksigen yang ada di lingkungan kita.”
Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga Kota Tegal akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru sekaligus memperingati momentum bersejarah Peringatan Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Masyarakat yang membutuhkan informasi atau pemeriksaan kesehatan paru-paru juga dapat mengunjungi Klinik Paru Masyarakat Kota Tegal atau dulu dikenal sebagai BP4 yang berada di Jl. Kapten Sudibyo Kota Tegal.
Radio Sebayu