
Dalam upaya mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kota Tegal menggelar Pelatihan Bagi Penyuluh TBC, Rabu (30/7/2025) di Ruang Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal.
Pelatihan ini diikuti oleh 153 peserta yang terdiri dari anggota GOW, Pokjalub Kemenag dari Lintas Agama, Anggota PPTI, dan kader penyuluh TBC di Kota Tegal.
Ketua panitia, Debby Firoeza Indiany, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang menekankan pentingnya pencegahan, edukasi, dan penemuan kasus baru.
“Kader penyuluh TBC harus dibekali pengetahuan yang memadai agar dapat menjalankan peran mereka secara optimal dalam pencegahan dan pengendalian penyakit ini,” ujarnya.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya GOW atas inisiatif luar biasa dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ia menekankan bahwa selain stunting dan gizi buruk, TBC juga merupakan isu besar yang perlu ditangani bersama.
“Saat ini terdapat 711 kasus TBC di Kota Tegal. Ini penyakit menular yang tidak bisa dibiarkan. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari makanan, kondisi rumah, hingga lingkungan. Maka, kerja sama lintas sektor sangat penting,” tegas Wali Kota.
Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tegal dalam mendukung penuh penanggulangan TBC dari hulu ke hilir, termasuk edukasi masyarakat, layanan kesehatan, dan penguatan sistem pelaporan.
“Kolaborasi lintas organisasi harus menjadi budaya baru kita. Penyuluh TBC memegang peran penting, bukan sekadar memberi informasi, tetapi juga menyebarkan harapan, menghapus stigma, dan mendampingi penyintas hingga sembuh,” tambahnya.
Salah satu langkah nyata dari kegiatan ini adalah kerja sama antara GOW (Gabungan Organisasi Wanita) dan PPTI Kota Tegal, yang akan membantu masyarakat kurang mampu dan penderita TBC melalui program perbaikan pencahayaan rumah.
Sebanyak 254 genteng kaca akan dipasang sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan sehat. Pemasangan genteng tersebut direncanakan pada akhir Agustus 2025, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.
Sebagai bentuk simbolis komitmen bersama, dilakukan penyerahan genteng kaca dari GOW Kota Tegal kepada Wali Kota Tegal, yang kemudian secara resmi diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M. Zaenal Abidin, S.KM., MM.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan tenaga kesehatan dapat mempercepat tercapainya target eliminasi TBC di tahun 2030.
Radio Sebayu