
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Tegal, LAZIS Jateng Kota Tegal, LAZIS NU Kota Tegal, LAZIS MU Kota Tegal, dan LAZ SAI Kota Tegal berikan santunan kepada 150 anak yatim di Pendopo ki Gede Sebayu, Jum’at, (11/7).
Dalam kesempatan tersebut, KH.Harun Abdi Manaf, MH, selaku Ketua Baznas Kota Tegal mengatakan bahwa masing-masing anak yatim mendapatkan santunan berupa uang tunai Rp100.000,-/anak dan bingkisan Rp75.000,-/paket.
“Baznas Kota Tegal pada dasarnya sudah bekerja sama dengan lembaga zakat lain di Kota Tegal, tidak hanya menyantuni 150 anak yatim ini saja, melainkan jumlah anak yatim yang terdaftar di Baznas Kota Tegal terdapat 3.600 an anak yatim, kami akan menindaklanjuti supaya dari 3.600 anak yatim tersebut dapat terjangkau, baik oleh Baznas maupun LAZ lain yang ada di Kota Tegal.” Jelas Harus saat menyampaikan laporannya.
Turut hadir dan menyerahkan santunan, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., menurut nya anak-anak yatim adalah amanah umat, mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Kota Tegal selalu berupaya mendorong dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada keadilan sosial, kesejahteraan, dan keberpihakan terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak yatim dan dhuafa.
“Menyantuni mereka tidak sekadar sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian sosial, tetapi juga sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an pun, Allah menegaskan pentingnya menyayangi dan memperhatikan nasib anak-anak yatim.” Tegas Dedy Yon.
Tak lupa Wali Kota Tegal juga berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Kota Tegal dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Tegal, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi sosial, tokoh masyarakat, hingga para pelaku usaha, untuk terus bergotong royong dan berpartisipasi aktif dalam berbagai bentuk kegiatan sosial, utamanya untuk kepentingan anak-anak yatim.
“Karena kami yakin, pembangunan tidak akan pernah berarti jika masih ada warga yang tertinggal dan terpinggirkan, mari jadikan Kota Tegal sebagai kota yang ramah terhadap anak, peduli terhadap yatim, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.” Pungkas Wali Kota Tegal.
Radio Sebayu