Radio Sebayu

Peduli Penggiat Lingkungan, Anak atau Pengurus Bank Sampah Dapat Beasiswa PT Pegadaian Kanwil Semarang

Dalam rangka mengapresiasi para pengurus bank sampah PT Pegadaian Kanwil Semarang memberikan bantuan pendidikan atau beasiswa kepada anak pengurus maupun pengurus bank sampah yang masih berada dalam jenjang sekolah hingga perkuliahan.

Bantuan tersebut juga menindaklanjuti program dari Kantor Pusat yakni Divisi Environtmental, Sustainability, Governance (ESG) perihal penyerahan hibah pendidikan program memilah sampah menabung emas tahun 2025.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Tegal Susatya Pramana SH MM mengatakan, nominal bantuan pendidikan atau beasiswa yang diberikan yakni sesuai dengan jenjang pendidikannya.

Untuk jenjang pendidikan pesantren dan SD/sederajat negeri diberikan sebesar Rp1.250.000, dan SD swasta diberikan sebesar RP1.500.00. Bantuan terdiri dari bantuan akomodasi, bantuan seragam, buku dan perlengkapan sekolah dan bantuan TE.

Untuk jenjang pesantren dan SMP/sederajat diberikan sebesar Rp1.550.000 dan SMP swasta sebesar Rp1.800.000. Kemudian untuk pesantren dan SMA/sederajat negeri diberikan sebesar Rp1.850.000 dan SMP swasta sebesar Rp 2.100.000.

Sementara bagi yang kuliah D3, D4 atau S1 dalam negeri untuk Perguruan Tinggi Negeri mendapatkan sebesar Rp2.150.000 dan Perguruan Tinggi Swasta sebesar Rp2.650.000. Bantuan tersebut diberikan kepada masing-masing penerima beasiswa secara bertahap.

“Untuk Kanwil Semarang diberikan kepada 38 bank sampah dengan 153 penerima beasiswa,” jelas Susatya Pramana.

Susatya Pramana berharap pemberian bantuan tersebut dapat meningkatkan engagement pengurus dengan PT Pegadaian serta meningkatkan Creating Shared Value (CSV) di masa yang akan datang.

Secara simbolis pemberian bantuan pendidikan atau beasiswa PT Pegadaian ini dilaksanakan di kediaman Ketua Bank Sampah Bestari Slawi, Kabupaten Tegal.

Data penerima diantaranya Toyibah selaku pengurus Bank Sampah Bestari, nama anak Naila Zahra Fathina mahasiswi di Universitas Bhamada Slawi, Etti Rustiyanti selaku pengurus Bank Sampah Bestari, nama anak Kenda Pandu Kusuma pelajar SD Negeri Ujungrusi 4, dan Daijah selaku pengurus Bank Sampah Bestari, nama anak Farkhatul Aini mahasiswi Universitas Bhamada Slawi.

Scroll to Top